Rabu, 7 Oktober 2026

Breaking News

  • UIR Kantongi Izin Pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi dan Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi   ●   
  • Kualitas Udara Pekanbaru Terus Memburuk, Pemko Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit   ●   
  • Pasien ISPA Akibat Terpapar Kabut Asap di Pekanbaru Capai 9.932 Orang   ●   
  • Murid MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi   ●   
  • Kabut Asap Pekanbaru Hari Ini Makin Tebal, Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat   ●   
Karmila Sari: 4 Pilar Jadi Pedoman Hadapi Arus Informasi Digital
Senin 28 September 2026, 13:55 WIB
👁2174
Teks foto : Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar Dr Hj Karmila Sari melakukan sosialisasi 4 pilar di SMUN 6 Pekanbaru.

Pekanbaru, berazam : Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, mengajak pelajar SMAN 6 Pekanbaru memperkuat pemahaman empat pilar kebangsaan sebagai pedoman menghadapi keberagaman dan derasnya arus informasi di era digital.

Karmila mengatakan keberagaman budaya, suku, agama dan latar belakang masyarakat Indonesia merupakan kekayaan bangsa. Namun, perbedaan juga berpotensi memunculkan konflik sosial jika tidak disikapi dengan baik.

"Berbeda itu bukan berarti jelek. Namun, perbedaan juga bisa memunculkan potensi konflik sosial. Karena itu, kita membutuhkan pemersatu yang kuat dari perbedaan-perbedaan yang ada," kata Karmila disaat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMAN 6 Pekanbaru, Senin (28/9/2026).

Ia menjelaskan empat pilar yang terdiri atas Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi pedoman penting dalam menjaga persatuan bangsa.

Menurut Karmila, pemahaman terhadap empat pilar semakin penting bagi generasi muda karena mereka menghadapi arus informasi yang sangat besar melalui perkembangan teknologi.

"Informasi sekarang terlalu banyak. Kita harus bisa menyeleksi informasi, terutama menghadapi globalisasi dan informasi hoaks yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Karmila mengingatkan pelajar agar tidak mudah menerima informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Menurut dia, informasi yang tidak benar dapat memengaruhi pola pikir dan gaya hidup generasi muda.

"Jangan sampai informasi yang tidak bertanggung jawab menjadi bibit yang perlahan-lahan merusak persatuan dan negara kita," tegasnya.

Karmila mengatakan sosialisasi empat pilar tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi juga menyasar perguruan tinggi dan berbagai komunitas masyarakat.

Sementara itu, Kepala SMAN 6 Pekanbaru, Drs Yon Hendri Y, MPd, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di sekolah tersebut.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu generasi muda memahami nilai kebangsaan sekaligus memiliki kemampuan menyaring informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Bzam05




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top