Rabu, 23 September 2026

Breaking News

  • UIR Jadi Tuan Rumah ICoSTech 2026, Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional   ●   
  • Pemko Pekanbaru Luncurkan MPP Mini di Empat Kecamatan, Layanan Perizinan Makin Dekat   ●   
  • BMKG: Hujan dengan Intensitas Sedang Hingga Lebat Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Riau Hari Ini   ●   
  • Hotspot di Riau Hari Ini Menyisakan 3 Titik   ●   
  • Dalam Hujan Bupati Afni buka Kompetisi Gema Pros Tingkat SMP se-kabupaten Siak   ●   
Hotspot di Riau Hari Ini Menyisakan 3 Titik
Rabu 23 September 2026, 10:14 WIB
👁4364
Ilustrasi

 

Pekanbaru, berazamcom — Sebanyak 813 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sumatera pada Rabu (23/9/2026). Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau mencatat tiga titik panas yang tersebar di dua wilayah.

Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Deby, mengatakan berdasarkan pemantauan hotspot, dua titik panas terdeteksi di Kota Dumai dan satu titik lainnya berada di Kabupaten Indragiri Hilir.

"Untuk wilayah Riau, terpantau tiga titik panas. Dua titik berada di Kota Dumai dan satu titik berada di Kabupaten Indragiri Hilir," kata Deby, Rabu (23/9/2026).

Secara keseluruhan, sebaran titik panas di wilayah Sumatera didominasi oleh Provinsi Sumatera Selatan dengan 459 titik. Berikutnya Bangka Belitung tercatat 246 titik, Jambi 64 titik, Lampung 39 titik, Aceh dua titik, serta Riau tiga titik.

Dengan demikian, total hotspot yang terpantau di wilayah Sumatera mencapai 813 titik.

"Total titik panas di wilayah Sumatera yang terpantau mencapai 813 titik," ujar Deby.

Sementara itu, provinsi lain yang terpantau memiliki titik panas yakni Aceh dua titik, Jambi 64 titik, Lampung 39 titik, Sumatera Selatan 459 titik, dan Bangka Belitung 246 titik.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan hotspot di wilayah Sumatera. Keberadaan titik panas menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama ketika kondisi cuaca mendukung terjadinya peningkatan risiko kebakaran.

Masyarakat di wilayah yang terdapat hotspot diimbau tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan, khususnya pembakaran terbuka. ***

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top