Kamis, 17 September 2026

Breaking News

  • Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, SMA/SMK Sederajat di Pekanbaru Terapkan PJJ   ●   
  • Hotspot Sumatra Hari Ini Capai 4.737 Titik, Riau Terdeteksi 225   ●   
  • Kualitas Udara di Pekanbaru Kamis Pagi Kategori Sangat Tidak Sehat, Partikel Halus Capai 142,5 µg/m³   ●   
  • 5282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026   ●   
  • Karmila Sari Bekali 274 Mahasiswa Baru Universitas Awal Bros, Pahami PKKMB Bukan Sekadar Seremonial   ●   
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, SMA/SMK Sederajat di Pekanbaru Terapkan PJJ
Kamis 17 September 2026, 10:16 WIB
👁2933
Kadisdik Riau, Erisman Yahya

 

Pekanbaru, berazamcom - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa SMA atau SMK di Kota Pekanbaru. Hal tersebut mempertimbangkan kualitas udara yang tercatat berada dalam kategori tidak sehat pada Rabu (16/9/2026) pagi.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Erisman Yahya menyebutkan sistem belajar ini berlaku mulai hari ini hingga Jumat, 18 September mendatang.

"Berlaku 3 hari. Mulai hari ini sampai Jumat. Jadi anak-anak SMA sederajat di Pekanbaru akan kembali sekolah tatap muka pada Senin mendatang, dengan tetap melihat perkembangan kualitas udara," kata Erisman.

Sementara untuk kegiatan belajar mengajar pada kabupaten kota lainnya, dikatakan Erisman, kebijakan tersebut dapat diterapkan dengan mempertimbangkan Surat Edaran Gubernur Riau, nomor: 100.3.4/17/SETDA/2026 tanggal 24 Agustus 2026.

Dijelaskan, kebijakan SMA/SMK/SLB untuk melakukan PJJ dapat disesuaikan dengan Kebijakan yang diberikan oleh Kepala Daerah kabupaten kota serta dengan mempelajari data yang diberikan oleh lembaga seperti BMKG mengenai keadaan kondisi kualitas udara.

"Penyesuaian yang mengikuti kebijakan kabupaten kota ini diambil dikarenakan kondisi daerah tidak selalu sama di seluruh wilayah Provinsi Riau. Sehingga kebijakan harus disesuaikan dengan kondisi kualitas udara pada lokasi daerah masing-masing," ungkapnya.

Dikatakan Erisman, bagi satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB Negeri dan Swasta di Provinsi Riau yang tetap melaksanakan metode pembelajaran tatap muka agar mengimbau Peserta Didik untuk menggunakan Alat Pelindung Pernapasan seperti masker dan alat lainnya.

"Kami juga mengimbau agar menjaga kondisi kesehatan dan daya tahan tubuh dengan

menerapkan pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan istirahat dan mengkonsumsi air minum yang cukup. Apabila terdapat keperluan mendesak yang mengharuskan melakukan aktivitas luar ruangan agar dapat dilengkapi dengan Alat Pelindung Pernapasan seperti masker dan alat lainnya," pungkasnya. (*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top