Sabtu, 12 September 2026

Breaking News

  • Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba   ●   
  • Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba   ●   
  • UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran   ●   
  • Dheni Kurnia Lantik Pengurus JMSI Dumai, Syafriadi Minta Tingkatkan Kualitas Wartawan   ●   
  • Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada   ●   
Panen Perdana Padi Zakat Produktif di Siak, Mustahik Didorong Menjadi Petani Mandiri
Kamis 16 Juli 2026, 10:24 WIB
👁10512

 

Bungaraya, berazamcom – Program zakat produktif yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Siak mulai menunjukkan hasil. Sebanyak sembilan petani penerima manfaat zakat (mustahik) memanen padi perdana di lahan seluas 9 hektare di Kampung Bungaraya, Rabu (15/7/2026), program ini bagian dari upaya Baznas meningkatkan hasil pertanian padi di Kecamatan Bungaraya.

Panen raya tersebut dihadiri Bupati Siak, Afni Z yang menilai program itu sebagai model pemberdayaan zakat yang mampu mengubah pola bantuan dari konsumtif menjadi produktif.

"Program ini tidak sekadar memberi bantuan, tetapi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berusaha dan memperoleh penghasilan secara berkelanjutan," kata Afni.

Program tersebut dikelola melalui skema penyewaan lahan selama lima tahun dengan total investasi Rp720 juta dari dana zakat. Setiap musim tanam, lahan dikelola oleh kelompok mustahik yang berbeda. Pada musim tanam pertama, sembilan mustahik masing-masing menggarap satu hektare lahan.

Melalui sistem bergulir itu, BAZNAS Kabupaten Siak menargetkan sebanyak 90 kepala keluarga miskin dapat memperoleh manfaat program dalam lima tahun ke depan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan keluar dari kemiskinan.

Pelaksanaan program juga didukung TNI Angkatan Darat melalui Brigif TP 89/Gempam Gasib. Prajurit TNI mendampingi petani dalam pengoperasian alat pertanian modern, pengelolaan irigasi, hingga penerapan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas lahan.

Sinergi Pemerintah Kabupaten Siak, BAZNAS, TNI, dan masyarakat tersebut diharapkan menjadi model pemberdayaan zakat berbasis pertanian yang dapat direplikasi di kecamatan lain guna mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top