Senin, 15 Juni 2026

Breaking News

  • Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina   ●   
  • JMSI Riau Anugerahi PIN EMAS ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Siap Hadir   ●   
  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
Prihatin Dengan Kasus Gubernur Riau, LAM Hasil Mubes Dumai Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi
Jumat 07 November 2025, 16:01 WIB
👁47294
Armansyah SH, Pj Setia Usaha Agung LAM Riau Hasil Mubes Dumai

 

Pekanbaru, berazamcom - Pj Setia Usaha Agung LAM Riau hasil Mubes Dumai, Datuk Armansyah SH, mengaku sangat prihatin dan malu atas kasus hukum yang menimpa Gubernur Riau H Abdul Wahid. Selaku pemimpin yang katanya pernah dianugerahi oleh satu lembaga sebagai Datuk Setia Amanah, mestinya Abdul Wahid memberikan contoh yang elok kepada masyarakat, bukan sebaliknya.

"Sangat menyedihkan. Di tengah perjuangan menjaga tuah menegakkan marwah, pemimpin kita justru lalai menjalankannya. Sebagai orang yang dimuliakan, gubernur harusnya setia dengan amanah yang diberikan," ucap Datuk Armansyah, kepada awak media, Jum'at (7/11/2025).

Pun begitu, dia berharap masyarakat Riau tidak terprovokasi, tetap tenang, arif, dan menjaga marwah negeri dalam menyikapi kasus hukum gubernur tersebut.

"Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan kepada lembaga penegak hukum.

Prinsipnya, tegakkan hukum yang berkeadilan. Yang benar ditegakkan, yang salah jangan disembunyikan," tegasnya.

Arman juga menyampaikan harapannya kepada Wakil Gubernur SF Haryanto yang kini ditunjuk sebagai Plt Gubernur Riau, untuk bisa mengemban tugas dengan baik dan benar. 

"Kita berharap Plt Gubernur bisa menjalankan roda pemerintahan yang baik dan bersih, yang mengutamakan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, efektif, efisien, dan responsif. Dengan demikian akan terwujud pemerintahan yang jujur dan bertanggung jawab, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme," pungkasnya.(*)




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top