Patrick Kluivert
LIVE STREAMING :
Agri Food Summit: Indonesia Lumbung Pangan Dunia: Dari Hulu ke Hilir
Selengkapnya
Olahraga
Sepakbola
BREAKING NEWS
PSSI Resmi Akhiri Kerja Sama Dengan Kluivert di Timnas Indonesia
CNN Indonesia
Kamis, 16 Okt 2025 11:58 WIB
Bagikan:
icon-facebook
icon-x
url telah tercopy
PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan tim kepelatihan Belanda setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
PSSI mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan tim kepelatihan
Belanda setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Kerja sama diakhiri
secara resmi. (Foto: REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia --
PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan tim
kepelatihan asal Belanda dari seluruh level Timnas Indonesia menyusul
kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim
Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih
awal melalui mekanisme mutual termination," demikian pernyataan resmi
PSSI, Kamis (16/10).
"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim
Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua
tahun," demikian pernyataan resmi PSSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
Erick Lepas Timnas U-17 ke Piala Dunia, Beri Pesan Prabowo
Legenda Arab Saudi: Kami Lolos karena Jadi Tuan Rumah
Final Piala Dunia U-20 2025: Maroko vs Argentina
Keputusan ini diambil PSSI dengan 'mempertimbangkan dinamika internal'.
Terutama setelah Timnas Indonesia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia
2026.
"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua
pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis
pembinaan tim nasional ke depan," tulis pihak PSSI.
Bukan hanya Patrick Kluivert yang dicopot. PSSI juga mengakhiri kerja
sama dengan Gerald Vanenburg sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 dan
Frank van Kempen sebagai pelatih Timnas U-20.
"Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak
lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20."
"PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh anggota tim
kepelatihan selama masa tugasnya. Langkah ini diambil sebagai bagian
dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan
sepakbola nasional," tulis pihak PSSI.
Baca artikel CNN Indonesia "PSSI Resmi Akhiri Kerja Sama Dengan Kluivert di Timnas Indonesia" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20251016115329-142-1285181/pssi-resmi-akhiri-kerja-sama-dengan-kluivert-di-timnas-indonesia.
Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/
Jakarta, berazamcom - PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan tim kepelatihan asal Belanda dari seluruh level Timnas Indonesia menyusul kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," demikian pernyataan resmi PSSI, Kamis (16/10).
"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun," demikian pernyataan resmi PSSI.
Keputusan ini diambil PSSI dengan 'mempertimbangkan dinamika internal'. Terutama setelah Timnas Indonesia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan," tulis pihak PSSI seperti dilansir dari CNNIndonesia.
Bukan hanya Patrick Kluivert yang dicopot. PSSI juga mengakhiri kerja sama dengan Gerald Vanenburg sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 dan Frank van Kempen sebagai pelatih Timnas U-20.
"Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20."
"PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh anggota tim kepelatihan selama masa tugasnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepakbola nasional," tulis pihak PSSI. (*)


