Jumat, 12 Juni 2026

Breaking News

  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
  • Buka OSIS Cup I SMPN 5 Kerinci Kanan, Bupati Afni Ajak Pelajar Isi Waktu dengan Kegiatan Positif   ●   
  • Dorong Penguatan Sinergi Daerah, Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar   ●   
Tak Lolos SMP Negeri, Pemko Pekanbaru Siapkan 16 Sekolah Swasta Gratis Dalam SPMB tahun 2025
Rabu 02 Juli 2025, 13:37 WIB
👁27101
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho

 

Pekanbaru, berazamcom - Murid yang tidak lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tingkat SMP negeri di Kota Pekanbaru punya kesempatan melanjutkan pendidikan. Mereka bisa belajar secara gratis di sekolah yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Total ada 16 sekolah yang bekerjasama dengan pemerintah kota. Sekolah tersebut di antaranya yakni SMP YLPI (Sukajadi), SMP Telekomunikasi (Bina Widya), SMP Taruna Satria (Tuah Madani), SMP Tri Bhakti (Payung Sekaki), Masmur (Sukajadi) dan SMP Muhammadiyah 5 (Rumbai Pesisir).

Kemudian sekolah lainnya yang bisa jadi tempat mendaftar yaitu SMP IT Badrul Islam (Bina Widya), SMP Plus Terpadu (Bina Widya), SMP Tunas Karya (Sukajadi), SMP Widya Graha (Bukit Raya) dan SMP Dwi Sejahtera (Marpoyan Damai).

Sekolah lainnya yakni SMP YABRI Terpadu, SMP Nurul Falah Kulim dan SMP Pekerti Mulya. Lalu sekolah lainnya SMP Plus Ath Thoiba dan SMP Islam Nurul Hidayah.

"Bagi anak-anak yang kurang mampu bisa belajar di sana secara gratis," tegas Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Menurutnya, para murid yang belajar di sekolah swasta itu bakal dibiayai dengan anggaran dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah. Mereka yang tidak mampu bakal belajar di sana melanjutkan pendidikan secara gratis.

Dirinya menegaskan bahwa pemerintah kota bakal mengikuti sistem yang ada. Ia memastikan tidak bakal main-main dengan kuota dalam SPMB kali ini.

"Saya akui banyak yang minta tolong, tapi mohon maaf daripada bermasalah hukum, lebih baik dicarikan solusi lewat sekolah swasta ini," paparnya. (*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top