Senin, 27 Juli 2026

Breaking News

  • Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi, Pemkab Genjot Kemudahan Perizinan dan Insentif Investor   ●   
  • Dr Karmila Sari Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp9 Miliar untuk Pemugaran Cagar Budaya Siak   ●   
  • Menjaga Tradisi, MAN 1 Pekanbaru Gelar Yasinan dan Munajat untuk Kesuksesan Peserta OSN-P   ●   
  • Sinergi PT NWR, Kepolisian, dan Masyarakat Langgam dalam Penanggulangan Karhutla dan Edukasi Satwa Liar   ●   
  • Pemprov Riau Cari 90 Perawat untuk Fasilitas Kesehatan BLUD   ●   
Deklarasi ASKOPI: Wadah Baru untuk Koperasi Pertambangan Rakyat Indonesia
Minggu 23 Maret 2025, 20:47 WIB
👁122643
Caption: Suasana pembentukan ASKOPI yang dilakukan secara virtual dari Bangka Belitung, Minggu (23/03/2025).

PangkalPinang, Berazam.com : Sejumlah tokoh pertambangan dan koperasi secara resmi mendeklarasikan pembentukan Asosiasi Koperasi Pertambangan Indonesia (ASKOPI) dalam sebuah acara yang berlangsung di Kota Pangkapinang, Bangka Belitung, Minggu (23/03/2025).

ASKOPI hadir sebagai wadah bagi koperasi pertambangan rakyat di seluruh Indonesia, dengan tujuan memperkuat posisi mereka dalam industri serta menyesuaikan diri dengan regulasi yang berlaku.

ASKOPI didirikan oleh Rusmin Abdul Gani, Ahmad Rama Efrizal, Kartika Haria Agenanda, dan Gerry Wullur dan Mahmud Marhaba.

Dalam sambutannya, Rusmin Abdul Gani menegaskan bahwa pembentukan ASKOPI merupakan langkah strategis dalam merespons regulasi yang diatur dalam Undang-Undang Mineral dan Batubara (UU Minerba).

“Momentum ini sangat penting agar ASKOPI bisa menjadi wadah yang memperjuangkan kepentingan koperasi pertambangan rakyat secara nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Rama Efrizal, yang juga menjadi penggagas kegiatan, menekankan bahwa Bangka Belitung akan dijadikan proyek percontohan dalam pengembangan ASKOPI.

“Kita ingin menjadikan Babel sebagai contoh dalam pembentukan ASKOPI agar dapat menjadi wadah yang efektif bagi para pelaku koperasi pertambangan rakyat,” katanya.

Kartika Haria Agenanda menyoroti pentingnya legalitas organisasi, dengan menekankan agar ASKOPI segera didaftarkan secara resmi sebagai asosiasi berbadan hukum.

“Dengan legalitas yang jelas, ASKOPI dapat lebih maksimal dalam memperjuangkan hak-hak koperasi pertambangan rakyat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dukungan terhadap ASKOPI juga datang dari Mahmud Marhaba, yang menegaskan pentingnya menyebarluaskan pemahaman mengenai peran strategis ASKOPI bagi masyarakat Indonesia.

“ASKOPI akan menjadi alat yang efektif dalam mengedukasi dan memperkuat koperasi pertambangan rakyat agar dapat bersaing secara sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Acara deklarasi ini dipandu oleh Muhamad Nasir sebagai moderator dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di sektor pertambangan dan koperasi. Dengan terbentuknya ASKOPI, diharapkan koperasi pertambangan rakyat semakin memiliki posisi yang kuat dalam ekosistem industri pertambangan nasional.##




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top