Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
  • Buka OSIS Cup I SMPN 5 Kerinci Kanan, Bupati Afni Ajak Pelajar Isi Waktu dengan Kegiatan Positif   ●   
  • Dorong Penguatan Sinergi Daerah, Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar   ●   
P4TEN, Kampanye Keenam di Tuah Madani, Pandapotan: Pilihlah Nomor 4 yang Tak Korupsi
Selasa 08 Oktober 2024, 19:58 WIB
👁31023

Pekanbaru, berazamcom-- Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Tuah Madani Pandapotan Nasution menegaskan, pilihlah calon pemimpin yang bersih, terlepas dari kasus hukum terutama korupsi.

Hal itu disampaikan Pandapotan dalam acara kampanye dialogis pasangan Calon Walikota Pekanbaru Ayah Kita Brigjend TNI (Pur) Edy Nasution-Dastrayani Bibra di Jalan Cipta Karya, Tuah Madani, Pekanbaru, Selasa (8/10).

Hadir dalam acara yang diikuti ratusan masyarakat, relawan dan simpatisan. Tampak juga Ketua dan Sekretaris Pemenangan P4TEN AZ. Fachri Yasin dan Sadrianto, Ketua GSSB (Gerakan Solat Subuh Berjamaah) Riau Ustad Husni Domo dan lain-lain.

Menurut Pandapotan, walaupun satu marga, dirinya tak kenal dengan Edy Nasution.
"Tapi saya tahu dengan beliau, waktu jadi Danrem, Wakil Gubernur dan Gubernur walau hanya 2 bulan. Beliau orangnya pengayom, tegas, disiplin, taat pada aturan, bersih dan tidak ada kasus korupsi serta orangnya taat beragama dan suka perhatikan kepentingan rakyat," tegas Pandapotan.

Nah kalau dengan Dastrayani Bibra dirinya mengaku kenal dekat, sama-sama lulusan APDN serta pensiunan di Pemerintahan Kota Pekanbaru.

"Dastrayani Bibra ini selama jadi pejabat, mulai dari lurah, camat terakhir asisten tidak ada masalah, orangnya lurus dan bersih,'' terang Pandapotan.

Jadi tambah Pandapotan, pasangan P4TEN merupakan calon walikota Pekanbaru yang ideal, memiliki kapasitas, kapabelitas yang akan dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di Kota Pekanbaru saat ini.

Sementara itu, salah seorang emak-emak Jaswati (56) mengaku dirinya datang untuk mengetahui ape benar Edy Nasution itu orangnya tertib dan disiplin.

"Ternyata benar, kami belum datang aja, beliau sudah hadir," ujar Jaswati sambil tersenyum.

Sementara itu, dalam orasi politiknya, Edy Nasution yang didampingi Dastrayani Bibra menjawab pertanyaan berbagai pihak kenapa dirinya dari calon gubernur menjadi calon walikota dan menjadikan Dastrayani Bibra sebagai wakilnya.

Pertama kata Mantan Danrem 031/ Wirabima, meskipun upaya telah dilakukan dengan persyaratan dan prosedur yang benar, tetapi persyaratan partai untuk maju sebagai calon gubernur tidak memenuhi syarat.

"Dan peluang itu ada dicalon walikota. Sebagai TNI, bagi saya mengabdi tidak mengenal ruang dan tempat. Yang penting dapat mengabdi dengan tulus, iklas, tanpa intervensi sehingga sebagai pemimpin dapat merdeka membuat kebijakan untuk kepentingan rakyat," tegas Edy Nasution dengan tagline P4TEN untuk Pekanbaru.

Yang kedua, mengapa dirinya memilih Dastrayani Bibra sebagai Wakil? Edy Nasution kelahiran Bengkalis ini menjelaskan, Dastrayani Bibra adalah seorang teknokrat yang sudah malang melintang di Kota Pekanbaru.

"Secara kapasitas, kapabelitas Dastryani Bibra sangat mumpuni dan tahu betul persoalan di Kota Pekanbaru yang tentunya dapat membantu saya untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi," tegas Edy Nasution. (*).




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top