Minggu, 14 Juni 2026

Breaking News

  • Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina   ●   
  • JMSI Riau Anugerahi PIN EMAS ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Siap Hadir   ●   
  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
Catatan dari Acara Maulid Nabi Muhammad SAW di SMK Telkom Pekanbaru: Hormat pada Guru, Edy Nasution
Selasa 17 September 2024, 21:21 WIB
👁28055
Edy Natar Nasution

Pekanbaru, berazamcom- Kalau dicermati, ada yang menarik pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di SMK Telkom Pekanbaru yang dihadiri Balon (bakal calon) Walikota Pekanbaru Brigjend TNI (Pur) Edy Nasution pada Selasa (17/9). Sebab, dalam sambutannya dihadapan ratusan siswa dan guru, Mantan Danrem 031 Wirabima tersebut masih hafal nama-nama guru yang mengajarnya mulai dari SD hingga di Akabri Angkatan Darat di Megelang.

Dalam arahannya, selain mengajak menauladani kehidupan Rasulullah, Edy juga menyampaikan, jika anak-anak ingin mendapatkan berkah dalam menuntut ilmu, jangan pernah melupakan jasa para gurumu.

"Saya bisa seperti ini karena saya sangat menghormati para guru-guru yang pernah berjasa dalam memberikan ilmunya kepada saya", ujar Edy dihadapan para guru dan seluruh murid yang hadir.

Salah satu bentuk penghormatan kepada mereka, lanjut Edy Nasution, sampai detik ini dirinya masih hapal dengan sangat baik nama-nama dan wajah para guru yang pernah mengajarkan ilmunya kepadanya mulai dari guru SD, SMP dan SMA hingga di Akabri Angkatan Darat di Megelang.

Edy Nasution yang berpasangan dengan Dastriyani Bibra dengan tagline PATEN untuk Pekanbaru mulai menyebut satu persatu guru yang pernah mengajarnya.
"Guru Wali Kelas saat saya kelas satu SD, Pak Achmad di Bengkalis kelas dua Ibuk Jamnah, kelas tiga Ibuk Aisyah, kelas empat Ibuk Nurbayani, kelas lima Ibuk Zaidar dan kelas enam Bapak Abdullah, adapun yang menjadi kepala sekolahnya saat itu Pak Azis Jaka", kata Edy.

Sementara di SMP masih di Bengkalis lanjut Edy, Wali Kelas kelas satu Pak Apandi, kelas dua Ibuk Siahaan, kelas tiga Ibuk Hafsyah dan kepala sekolahnya, Pak Syarif Nong.

"Begitu juga saat saya di SMA, guru wali kelas saya di kelas satu, Bapak Mahyudin, kelas dua dan tiga dirangkap satu guru, Ibuk Winarni", jelas Edy mantan wakil Gubernur dan Gubernur Riau ini.
Ketika di Akabri lanjut Edy Nasution, komandan yang langsung membina dirinya di Danyon Tar Bapak Letkol Inf. Sudrajad, Komandan Resimen, Kol Art. Naryadi dan Gubernur Akabrinya ketika itu Mayjen TNI Untung Sridadi.
Tetu saja hal ini mengundang detak kagum dari seluruh yang hadir karena tidak semua orang bisa menghapal dengan baik nama para mantan gurunya saat masih bersekolah.

"Itulah salah satu kiat saya dalam menghormati para guru, alhamdulillah saya merasa sangat bangga dan bahagia, guru-guru saya ini adalah orang-orang yang telah begitu sangat berjasa dalam menghantarkan hidup saya hingga saya bisa nenjadi seperti sekarang ini", kata Edy.

Oleh karena itu Edy Nasution ingin mengingatkan kepada anak-anak jadikanlah momentum peringatan Maulid Nabi kali ini untuk meningkatkan rasa hormat kalian kepada para guru.

"Semoga, Allah selalu meridoi setiap usaha kita dalam menuntut ilmu dan imu yang kita dapat selalu berkah sepanjang masa", kata Edy Nasution mengakhiri sambutannya.(*)




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top