Jumat, 12 Juli 2024

Breaking News

  • Maju Pada Kontestasi Pilkada, Pj Bupati Inhil Herman Mengundurkan Diri, Pemprov Usulkan Tiga Nama Pengganti   ●   
  • Dinilai Berhasil Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pj Gubri Serahkan Penghargaan kepada Sejumlah Sekolah di Riau   ●   
  • KPU Kabupaten/Kota Diminta Segera Lakukan Koordinasi Terkait Persiapan Tahapan Pencalonan Pilkada 2024   ●   
  • Hanura Usung H Bistamam dan Jhony Charles di Pilkada Rohil 2024   ●   
  • KPU Riau Bahas Tahapan Pencalonan Kepala Daerah 2024   ●   
Ditantang Faisal Basri Soal Hilirisasi, Luhut Gak Berani: Ngapain Saya Layanin Omong Orang Seperti Itu?
Kamis 08 Februari 2024, 20:42 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (Instagram @luhut.pandjaitan)

Jakarta, berazamcom - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi tantangan Ekonom Senior Faisal Basri untuk melakukan debat terbuka perihal program hilirisasi nikel di Indonesia yang dinilai sesat.

Luhut menjawab, Faisal cukup berdebat dengan anak buahnya saja, yakni Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto. Dia menilai, anak buahnya sudah cukup untuk meladeni tantangan Faisal Basri.

"Ya dia ngomong sama si Seto, cukup," ungkap Luhut saat dimintai tanggapan perihal tantangan debat terbuka dari Faisal Basri, saat ditemui di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Rabu (7/2/2024).

Luhut justru mengatakan, dirinya enggan melayani Faisal Basri yang dinilai belum pernah melihat pertambangan nikel di Indonesia secara langsung.

"Cuman dia belum pernah lihat tambang, ngapain saya layanin omong orang seperti itu?" tegasnya.

Sebelumnya, Ekonom Senior Faisal Basri menyebut program andalan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni hilirisasi sesat. Hal ini diungkapkan dalam Diskusi INDEF "Tanggapan terhadap Debat Pemilu Kelima", Senin (5/2/2024).

"Saya sedih tidak dibicarakan industrial policy, pokoknya hilirisasi. Dan hilirisasi itu konsep sesat," kata Faisal.

Dia bahkan mengajak debat terbuka kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk melakukan debat secara terbuka terkait dengan hilirisasi.

"Saya bisa debat dengan Luhut Pandjaitan secara terbuka, Anda organisir saja, saya sama Tom Lembong (Thomas Lembong) berdua. Luhut dengan Seto (Septian Hario Seto)," jelas Faisal.

Adapun, Faisal bercerita dirinya sudah berbicara dengan Luhut mengenai hilirisasi. Namun ia mengaku tidak puas dengan diskusi yang dilakukan. Menurutnya jika hilirisasi atau penyetopan ekspor bahan mentah dilakukan maka negara lain akan mencari alternatif.

"Kalau nikel ini dilarang ekspor maka nikel di pasar dunia jadi berkurang, harga akan naik makan Elon Musk dan lain-lain niscaya akan mencari alternatif yang lebih murah. Nah itu tahu lithium ferro phosphate. Ada lagi yang dapat lebih murah sodium phosphate," kata Faisal. (*)



Sumber: CNBC Indonesia




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top