Rabu, 4 November 2026

Breaking News

  • UIR Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara   ●   
  • Pekanbaru Sukses Kendalikan Inflasi, Dibawah Angka Nasional dan Terendah se-Riau   ●   
  • KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan   ●   
  • Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo   ●   
  • Gerak Cepat, Bupati Rokan Hilir Perintahkan Kadis PUPR Intensifkan Normalisasi Drainase   ●   
Ancaman Abrasi Menghantui Desa Topang, Masyarakat Harap Pemerintah Turun Tangan
Kamis 01 Februari 2024, 14:14 WIB
👁732000
Warga Pulau Topang, Istiani

Desa Topang, berazamcom -Masyarakat Desa Topang hidup dalam ketakutan yang mendalam menghadapi ancaman serius dari abrasi yang semakin menyusutkan pulau kecil tempat mereka tinggal. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara ekonomi, tetapi juga mengancam kehidupan sehari-hari penduduk.

"Saya tidak bisa membayangkan bagaimana ini akan berlanjut. Sumber pendapatan kami mengecil, dan air laut semakin cepat naik ke daratan. Harapannya, Pemerintah dapat menangani abrasi ini dengan ahli yang benar-benar menguasai penanganan abrasi," ungkap Istiani, salah satu warga Desa Topang kepada berazam.com (7/1/2024).

Penduduk Desa Topang berharap Pemerintah dapat melibatkan para ahli yang teliti dan memiliki pemahaman teknis yang mendalam dalam penanganan abrasi. Mereka mendesak agar alokasi anggaran negara yang signifikan tidak hanya digunakan secara sembarangan, mengingat abrasi bukanlah masalah sepele.

Istiani juga menyoroti perlunya penanaman bakau sebagai solusi alami yang dapat melindungi pulau ini dari abrasi lebih lanjut. Ia menekankan bahwa infrastruktur seperti pemecah ombak harus memiliki kualitas dan daya tahan yang sesuai dengan kondisi gelombang yang sebenarnya.

Dengan harapan tinggi pada peran Pemerintah, masyarakat Desa Topang berharap langkah-langkah yang diambil akan memberikan perlindungan yang efektif dan berkelanjutan, serta membantu mereka melawan ancaman abrasi yang semakin menghantui kehidupan mereka.

 


Laporan: Nurul
Editor : Yanto Budiman




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top