Minggu, 14 Juni 2026

Breaking News

  • Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina   ●   
  • JMSI Riau Anugerahi PIN EMAS ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Siap Hadir   ●   
  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
Caleg DPRD Gerindra Dumai Fuja Kesuma Yube Jadi Narasumber Talkshow Kewirausahaan
Jumat 03 November 2023, 21:06 WIB
👁66251
Fuja Kesuma Yube bersama mahasiswa STT Dumai usai talksow.

Dumai, berazamcom: Calon Anggota DPRD Kota Dumai dari Fraksi Gerindra, Fuja Kesuma Yube SE, menjadi nara sumber dalam takshow kewirausahaan bertajuk, ''Kepemimpinan Dalam Mengelola Bisnis dan Strategi Pemasaran Media''. Kegiatan yang digagas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Dumai bekerjasama dengan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Dumai ini berlangsung di Aula STT Dumai, Sabtu (28/10/2023).

Dalam talkshow yang diikuti ratusan mahasiswa ini Fuja Kesuma memaparkan kiat-kiat mengelola bisnis dan strategi memasarkan produk. Menurutnya, kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan, memimpin, mempengaruhi pikiran, perasaan atau tingkah laku orang lain untuk mencapai tujuan sukses. ''Seorang pemimpin bisnis harus mampu memahami dan mengatur sumber daya yang tersedia seperti orang, waktu, keuangan dan lain-lain untuk mencapai tujuan bisnis,'' kata Fuja.

Bagaimana Mengelola Bisnis?
Cara mengelola bisnis, kata Fuja, terbagi menjadi beberapa bagian. Antara lain memiliki strategi dan deskripsi usaha. Strategi mencakup sasaran, tujuan pemasaran, target, cara pemasaran dan produk yang akan dipasarkan. Produk yang dipasarkan jangan sampai salah sasaran sehingga tidak diminati oleh masyarakat. Selain itu, Anda perlu menjabarkan deskripsi usaha dengan baik sebagai identitas perusahaan. Dengan memiliki deksripsi yang jelas, usaha bisa lebih dikenal oleh masyarakat.

Cara mengelola usaha dengan baik, lanjut Fuja, adalah dengan melakukan analisa atau survey lapangan sebelum memasarkan produk. Namun pastikan produk yang ditawarkan banyak diminati dan sasaran pembeli juga tepat. Misalnya jika memiliki usaha lollipop maka sasaran yang tepat yaitu anak-anak. Sementara itu, untuk usaha makanan ringan maka targetnya bisa remaja hingga orang dewasa.

Berikutnya membuat laporan keuangan untuk melihat perkembangan usaha. Melalui penanganan usaha yang baik maka bisa memperlihatkan bagaimana pemasukan dan pengeluaran suatu perusahaan. "Menjaga kualitas produk juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan saat memulai usaha. Produk yang baik tentu akan diingat baik oleh pembeli. Apabila kualitas produk sudah dikenal baik, jangan sampai mengecewakan pelanggan dengan memberi produk yang kualitasnya menurun demi kuntungan lebih besar," papar Fuja yang juga Bendahara Gekraf Kota Dumai.

Selain itu, sebut Fuja, merekrut karyawan yang baik dan berkualitas. Seiring dengan perkembangan usaha, bisnis akan semakin besar. Karena itu, merekrut karyawan menjadi hal yang dipentingkan dan perlu dipertimbangkan. ''Anda bisa mencari calon karyawan yang baik dan berkualitas sehingga tujuan perusahaan bisa tercapai. Karyawan yang baik cenderung lebih mudah diarahkan dan diberikan pengarahan sebagaimana fungsi manajemen. Namun perlu diingat, jangan menganggap karyawan sebagai tenaga belaka melainkan aset bagi perusahaan,'' tandas Fuja Kesuma.

Bekerja Keras dan Disiplin
Bekerja keras dan disiplin saat mengelola usaha merupakan cara mengelola usaha dengan baik. Sebagai pengusaha, tentunya Anda harus memiliki sikap kerja keras dan disiplin waktu. Dalam hal ini membutuhkan kemampuan organisasi yang baik.

Menggunakan Marketing Mix 7P
Aspek marketing mix 7P (price, place, product, promotion, people, physical product, dan process) merupakan hal yang tidak boleh dilupakan oleh pengusaha. Aspek marketing mix berguna dalam melakukan manajemen personalia dan melakukan strategi pemasaran. Cara mengelola usaha dengan baik perlu dipertimbangkan agar usaha bisa berkembang.  Misalnya memiliki strategi bisnis, menjaga kualitas produk, memiliki laporan keuangan hingga menggunakan aspek marketing 7P. Selain itu hindari juga beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pengusaha.

"Masih banyak pengusaha yang mengalami kerugian bahkan sampai gulung tikar? Ada sejumlah sebab yang melatarbelakanginya. Yakni terlalu banyak pengeluaran yang tidak berhubungan dengan bisnis. Hal ini bisa menimbulkan masalah. Pemasukan seharusnya lebih besar daripada pengeluaran. Jika Anda menemukan kantor yang layak dengan harga terjangkau maka tidak perlu mencari kantor mewah," tegas alumnus Fakultas Ekonomi Binus Jakarta itu.

Alokasi Dana Darurat
Pelaku usaha harus siap dengan ketidakpastian dan cerdas dalam mengelola keuangan bisnis. Sebab ada kalanya penjualan sepi dan pada waktu tertentu angka penjualan bisa naik. Sementara itu, pengeluaran operasional akan selalu ada sehingga penting mengalokasikan dana darurat.

Kesalahan yang sering terjadi adalah tidak memisahkan keuangan pribadi dengan bisnis. Untuk membantu melacak pemasukan dan pengeluaran diperlukan pembukuan bisnis. Ada baiknya juga memisahkan antara rekening pribadi dengan rekening bisnis.

"Bisnis akan sulit berkembang apabila modal yang digunakan tidak mengalami perkembangan. Karena itu, penting bagi Anda untuk mengalokasikan keuntungan agar bisa menambah modal bisnis. Apabila modal lebih besar, kapasitas yang ditangani juga bisa semakin besar," tambah Fuja yang juga selaku Komisaris Utama PT Harian Vokal Media dan PT Harian Detil Media.

Dimas Prasetyo Wicaksono Ketua DPC Gekrafs Dumai mengucapkan terima kasih atas inisiasi sahabat Genbi Komisariat STT Dumai yang telah mengadakan talkshow ini.

"Kita juga sudah berkunjung ke Produksi Tenun Wan Atiqah yaitu pembuatan Kain Songket melayu, tanjak dan lainnya”, ucap Dimas.

Selain itu Gekrafs juga mempromosikan Pariwisata di Kota Dumai seperti Pantai Koneng, Dumai Ecopark, dan Cafe yang ada di Tepi Laut Kota Dumai. Dimana parawisata dan Pelaku Ekonomi Kreatif di kota Dumai bisa lebih dikenal dengan adanya Gekrafs Dumai ini. Kegiatan sinergi ini untuk membangun kepemimpinan pemuda untuk lebih baik mandiri dan menjadi pengusaha yang tangguh dalam berwirausaha, " kata Dimas mengurai beberapa kegiatan yang telah dilakukan Gekrafs Dumai.

Dalam usia satu tahunan, Gekrafs Dumai sudah melaksanakan berbagai program untuk pelaku ekonomi kreatif di Kota Dumai. Dumai punya Potensi, banyak anak muda di kota ini yang punya kreatifitas dan bakat yang terbukti naik ke nasional. ''Semoga Ekrafs Dumai terus bisa tampil dan berkembang di daerah dan di tingkat nasional. Dumai adalah pintu gerbang internasional bagi negara seperti Malaysia dan ini menjadi poin positif bagi kemajuan Kota Dumai di masa depan.

Ketua Komisariat Genbi STT Dumai, Nurlaili, berharap Genbi menjadi pemimpin dan membuat program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat. "Kalau tidak dikelola dengan baik tentu tidak ada peningkatan pendapatan,'' tukas Nurlaili.*

[]bazam/vokal




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top