Jumat, 12 Juni 2026

Breaking News

  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
  • Buka OSIS Cup I SMPN 5 Kerinci Kanan, Bupati Afni Ajak Pelajar Isi Waktu dengan Kegiatan Positif   ●   
  • Dorong Penguatan Sinergi Daerah, Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar   ●   
Dosen Faperta UIR Dr Fathurrahman Latih Warga Kampung Dosan Membuat Pupuk Bokashi
Kamis 07 September 2023, 22:42 WIB
👁55545
Dr Fathurrahman MSc serta Dosen-dosen Faperta Universitas Islam Riau berpose dengan petani dan peserta Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokashi di Kampung Dosan Kecamatan Pusako Kabupaten Siak Sri Indrapura Provinsi Riau usai melaksanakan kegiatan pengabdia

Siak Sri Indrapura, berazamcom: Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian [Faperta] Universitas Islam Riau Dr Fathurrahman MSc melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Gedung Olahraga dan Taman Wisata Kampung Dosan Kecamatan Pusako Kabupaten Siak Sri Indrapura Provinsi Riau.

Kegiatan pengabdian yang berlangsung Rabu (06/09 2023) dengan tema "Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokashi" turut dihadiri Dosen Faperta lainnya. Yakni Salmita Salman SSi, MSi, Ilma Satriana Dewi SP, MSi, Nursamsul K SP MP dan mahasiswa dari Prodi Agroteknologi.

Menurut Fathurrrahman, dirinya beserta Tim Pengabdian DPPM dari Faperta UIR sengaja memilih Kampung Dosan sebagai tempat pengabdian. Selain untuk melaksanakan catur darma perguruan tinggi juga melatih warga bagaimana menggunakan pupuk organik bokashi.

Pelatihan dikelompokkan ke dalam dua sesi. Sesi pertama, terkait dengan tata cara penggunaan pupuk, dan sesi kedua praktek langsung bagaimana cara membuat pupuk organik bokashi.

Disampaikan, penggunaan pupuk kimia anorganik dapat menyebabkan kesuburan tanah turun dan dalam jangka lama bisa pula merusak fisik, kimia dan biologi tanah. "Untuk jangka panjang pupuk kimia anorganik juga dapat mencemari udara dan air. Karena itu perlu dikurangi dosisnya sekecil mungkin,'' kata Fathurrahman.

Pupuk organik Bokashi, tambah Faturrahman, termasuk pupuk yang mudah cara pembuatannya. Bahan-bahan yang digunakan juga tersedia di lingkungan kampung. Perannya menambah kesuburan tanah dan menjaga kesehatan serta kelestarian tanah. Di samping itu dapat menekan biaya pupuk sampai 70%.

''Di Negara Jepang, pupuk bokashi telah digunakan sejak tahun 1980-an. Banyak petani-petani di sana yang memilih pupuk bokashi karena pupuk tersebut dapat memperbaiki struktur tanah yang sebagian besar telah menjadi keras akibat penggunaan pupuk kimia terus-menerus. Pupuk bokashi juga terbukti meningkatkan kesuburan serta produktivitas tanaman meski efek ini baru dapat dirasakan setelah bertahun-tahun penggunaannya,'' ungkap Fathurrahman.

Pengabdian yang juga dihadiri Kepala Kampung Zamri SAg ini ditutup dengan penyerahan bantuan bibit ikan nila dan ikan lele, juga benih unggul kacang panjang yang merupakan hasil penelitian dosen-dosen di Faperta Universitas Islam Riau.*

[]bazm01




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top