Jumat, 12 Juni 2026

Breaking News

  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
  • Buka OSIS Cup I SMPN 5 Kerinci Kanan, Bupati Afni Ajak Pelajar Isi Waktu dengan Kegiatan Positif   ●   
  • Dorong Penguatan Sinergi Daerah, Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar   ●   
Modus Lelang Kendaraan, Penipu Catut Nama Anak Bupati Bengkalis Kasmarni
Sabtu 27 Mei 2023, 19:21 WIB
👁57046

Bengkalis, berazamcom – Masyarakat Kabupaten Bengkalis diminta selalu waspada dan hati-hati, pasalnya baru-baru ini ada upaya penipuan mengatasnamakan Fanny Anggraini Harnas, putri Bupati Bengkalis Kasmarni.

Penipu melakukan modus penipuan via WhatsApp yang menginformasikan adanya lelang kendaraan roda empat.

Dalam aksinya, pelaku menggunakan nomor WhatsApp +62838-6902-9055 atas nama Fanny Angriani memasang poto Fanny yang mengenakan pakaian putih.

Awalnya si penipu menyapa calon korbannya dengan memberikan informasi adanya lelang kendaraan roda empat oleh Kementrian Keuangan, penipu juga turut mengirim daftar harga mobil yang akan dilelang.


Menanggapi aksi penipuan mencatut nama putri Bupati Bengkalis ini, Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Bengkalis Hendrik Dwi Yatmoko, mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati. Jangan langsung percaya dengan aksi penipuan seperti ini.

"Kami mengimbau agar lebih waspada dan hati-hati. Jangan langsung percaya ketika dikontak oleh seseorang yang mengaku anak pejabat dari Pemkab Bengkalis,” ungkap Hendrik.

Seperti diketahui, aksi penipuan serupa bahkan mencatut Pejabat Pemkab Bengkalis bukan kali ini saja. Namun sudah beberapa kali terjadi, penipuan yang mengatasnamakan Bupati, Wabup, Sekda dan beberapa pejabat publik lainnya.

Untuk itu dirinya tak bosan-bosannya mengimbau masyarakat agar tidak percaya dengan pesan bermodus seperti yang demikian. Hendrik juga menegaskan, aksi penipuan ini akan dilaporkan kepada pihak berwajib, agar aksi serupa tak terulang lagi dikemudian hari.

"Masyarakat agar selalu waspada dan tidak mudah percaya apabila mendapati hal seperti itu. Konfirmasi kebenarannya kepada pihak terkait atau mungkin bisa ditanyakan ke pejabat atau ASN yang dikenal,” pungkasnya.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top