Kamis, 11 Juni 2026

Breaking News

  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
  • Buka OSIS Cup I SMPN 5 Kerinci Kanan, Bupati Afni Ajak Pelajar Isi Waktu dengan Kegiatan Positif   ●   
  • Dorong Penguatan Sinergi Daerah, Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar   ●   
  • Jumlah Pegawai Membludak, Pemprov Riau Pastikan Tidak Rekrut PNS Baru Tahun Ini   ●   
  • Pastikan Layanan Mudah Diakses Masyarakat, Disdik Riau Siapkan Posko dan Hotline Pengaduan SPMB   ●   
Berita | Hukrim

Kamis 06 Januari 2022
Jakarta, berazamcom-'Mulutmu harimaumu'. Agaknya ungkapan bijak ini terlupakan oleh Ferdinan Hutahaean. Cuitan 'Allahmu ternyata lemah' bikin Ferdinand Hutahaean berurusan dengan kepolisian. Ada dua laporan polisi terhadap Ferdinand.





Rabu 05 Januari 2022
Pekanbaru, berazamcom-Tim gabungan Polres Kampar dan Polda Riau menangkap seorang dosen Pasca Sarjana Universitas Riau, DR Anthony Hamzah (AH). Dia merupakan tersangka otak penyerangan disertai penjarahan puluhan rumah dan barak yang masuk dalam.





Senin 03 Januari 2022
Pekanbaru, berazamcom-Malang tak dapat dielak, untung tak dapat diraih. Ikhsan Sitanggang tewas ditikam di sebuah kedai tuak di Pelalawan, Riau. Pria berusia 26 tahun itu tewas setelah cekcok mulut dengan pengunjung dan pemilik.





Minggu 02 Januari 2022
Berazamcom-Perdebatan prostitusi artis kembali mengemuka usai Cassandra Angelia ditangkap dan dijadikan tersangka di kasus prostitusi artis. Jauh sebelumnya, muncikari Robby Abbas sempat tidak terima karena hanya dia yang dipenjara, tetapi.





Minggu 02 Januari 2022
Pekanbaru, berazamcom- Malang tak dapat dielak, untung tak dapat diraih. Motor Mio IM3 125 BM 5870 ZAA milik Tinov lesap digondol maling, Jum'at malam.





Sabtu 01 Januari 2022
Pekanbaru, berazamcom-Kasus dugaan pencemaran nama baik dan pengancaman kepada penasehat ahli gubernur Riau yang dilakukan Larshen Yunus Simamora terus bergulir..





Sabtu 01 Januari 2022
Bengkalis, berazamcom-Aktivitas penambangan pasir laut yang dilakukan PT Logo Mas Utama di sekitar Pulau Rupat tidak hanya berdampak pada hasil tangkapan nelayan, tapi juga merusak lingkungan hidup dan membuat pulau-pulau sekitar terancam tenggelam..




Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top