Jumat, 12 Juli 2024

Breaking News

  • Maju Pada Kontestasi Pilkada, Pj Bupati Inhil Herman Mengundurkan Diri, Pemprov Usulkan Tiga Nama Pengganti   ●   
  • Dinilai Berhasil Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pj Gubri Serahkan Penghargaan kepada Sejumlah Sekolah di Riau   ●   
  • KPU Kabupaten/Kota Diminta Segera Lakukan Koordinasi Terkait Persiapan Tahapan Pencalonan Pilkada 2024   ●   
  • Hanura Usung H Bistamam dan Jhony Charles di Pilkada Rohil 2024   ●   
  • KPU Riau Bahas Tahapan Pencalonan Kepala Daerah 2024   ●   
Majelis Guru Besar UIR Presentasikan Paper di Konferensi Internasional Filipina
Kamis 11 Juli 2024, 07:20 WIB
Ka-ki: Detri Karya, Yusri Munaf, Ellydar Chaidir, Thamrin S, Muslim, Hasan Basri Jumin, Sri Indrastuti, Anas Puri, Zetriuslita, Husnu Abadi dan Tati Maharani (f/ist).

Manila, berazamcom - Majelis Guru Besar Universitas Islam Riau yang dipimpin Prof Dr H Yusri Munaf SH M.Hum mempresentasikan paper di Asian Science Deans Forum (ASDF) 2024 di Hotel Crimson Manila, Filipina pada Kamis (11/07 2024). Sebelumnya Rektor UIR Prof Dr Syafrinaldi SH MCL menjadi salah satu pembicara utama dalam konferensi international yang diselenggarakan oleh Mapua University Philippines itu.

Majelis Guru Besar UIR yang hadir dalam konferensi itu adalah Prof Dr H Yusri Munaf SH MHum (Ahli Hukum Tata Negara), Prof Dr Detri Karya, SE MA (Ekonomi) Prof Dr Thamrin S, SH MHum (Hukum Perdata), Prof Dr Hj Ellydar Chaidir, SH MHum (Hukum Tata Negara), Prof Dr Eng Ir Muslim ST MT (Perminyakan), Prof Dr Ir Hasan Basri Jumin MSc (Pertanian), Prof Dr Anas Puri, ST MT (Teknik Sipil), Prof Dr Dra Sri Indrastuty (Ekonomi Manajemen), Prof Dr Zetriuslita, SPd MSi (Matematika), Assoc Prof H Husnu Abadi SH MHum PhD (Hukum Tata Negara), dan Tati Maharani, S.P. M.P (Pertanian). Turut mendampingi presentasi guru besar itu Kepala Urusan International dan Kerjasama (KUIK) Assoc Prof Dr Rendi Prayuda.

Dari Manila, Kepala KUIK Rendi Prayuda menjelaskan, presentasi Majelis Guru Besar UIR dalam ASDF berlangsung pada hari ketiga konferensi. Mereka dibagi ke dalam tiga kelompok diskusi panel. Kelompok pertama diketuai Prof Detri Karya dengan anggota Prof Yusri Munaf, Prof Thamrin dan Prof Ellydar Chaidir. Kelompok kedua dipimpin Prof Muslim dengan anggota Prof Sri Indriastuti dan Prof Hasan Basri Jumin. Sementara kelompok ketiga diketuai Prof Anas Puri, anggotanya Prof Zetriuslita, Dr Husnu Abadi dan Tati Maharani.

‘’Masing-masing kelompok mempresentasikan papers dalam panel diskusi dengan durasi lima belas menit,’’ kata Rendi Prayuda.

Menurut Rendi, di panel kelompok satu, Prof Detri yang tampil dengan materi paper bertajuk “Model Hubungan Terpadu Terhadap Perilaku Pelanggan pada Konten Promosi Media Sosial” memaparkan perilaku konsumen di media sosial. Dalam kajiannya, kata Rendi, Prof Detri Karia menganalis sejumlah kasus perilaku konsumen yang memposting pesan negatif tentang merek. Komunikasi merek merupakan faktor kunci tidak hanya dalam konten yang dihasilkan oleh perusahaan tetapi juga dalam konten yang dibuat oleh pengguna sebab konten itu sendiri dibuat secara bersama-sama.

‘’Media sosial merupakan saluran yang berguna untuk memberikan respons cepat kepada konsumen yang berkontribusi positif terhadap evaluasi layanan. Seperti dalam hasil kajian kami, hal itu menunjukkan tingkat kenyamanan sedang hingga sedikit. Kesimpulannya mengingat sebagian besar pengguna daring merasa tidak nyaman dengan pemasaran yang menggunakan data media sosial yang tersedia untuk publik. Penelitian ini memiliki implikasi bagi komunitas pemasaran yang lebih luas dan etika pemasaran,’’ ungkap Detri Karya seperti disampaikan Rendi Prayuda.

Sementara Prof Anas Puri yang hadir di panel diskusi kelompok dua mempresentasikan ‘’Pemanfaatan Limbah Plastik PET dan Debu Batu Pecah untuk Meningkatkan Kekuatan Geser Batu Bata Lunak’’. Pada presentasi itu, Anas Puri menyebutkan bahwa kondisi tanah pada jalan yang rusak mengharuskan adanya perbaikan terhadap unsur hara tanah. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk memperbaiki tanah lunak adalah stabilisasi tanah. Material stabilisasi dapat berupa material alam, bahan kimia pabrik, maupun material limbah. Untuk mengurangi jumlah material limbah maka dilakukan penelitian dengan memanfaatkan limbah plastik dan limbah debu batu pecah.

‘’Penelitian ini bertujuan meningkatkan daya dukung tanah lempung lunak dengan memanfaatkan limbah plastik PET (PPW) dan limbah debu batu pecah (CSD). Parameter daya dukung yang diteliti adalah kuat geser tak terdrainase (SU),’’ kata Anas Puri seperti disampaikan Rendi Prayuda kepada berazamcom.

Ditambahkan, tanah lempung yang digunakan adalah lempung yang sangat plastis yaitu CH menurut klasifikasi USCS dan tergolong A-7-6 menurut AASHTO. CSD yang digunakan berasal dari tambang Ujung Batu dan PPW yang digunakan adalah jenis PET dari usaha penggilingan plastik. Penggunaan kombinasi bahan tambahan (15% CSD dan 0,5% PPW) meningkatkan Su menjadi 115,36% atau pada aspek rasio 2,16. Penggunaan PPW dan CSD berpengaruh positif terhadap peningkatan kuat geser tanah. Pemanfaatan sampah plastik PET (PPW) dan sampah CSD diharapkan menjadi solusi alternatif untuk mengurangi sampah di alam.

Berbeda dengan Prof Muslim. Mantan Dekan Fakultas Teknik ini mempresentasikan paper kelompok dengan judul, ‘’CO2 Antropogenik dalam Aplikasi CCUS di Cekungan Sumatera Tengah:
Jembatan Menuju Netralitas Karbon’’. Dalam penelitian dan kajiannya, Muslim mengurai penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS) telah muncul sebagai strategi penting untuk mencapai rencana netralitas karbon Indonesia, yang diakui sebagai metode penting untuk mengatasi krisis iklim. Tidak hanya meningkatkan produksi minyak, tetapi juga menyimpan sebagian CO2 di reservoir hidrokarbon. Sebagai salah satu daerah produksi utama hidrokarbon di Indonesia, Cekungan Sumatera Tengah (CSB) memainkan peran penting untuk menopang ketahanan energi nasional. Oleh karena itu, evaluasi CO2-EOR yang akurat di lapangan hidrokarbon dewasa sangat diperlukan. Pekerjaan ini membahas seluruh paket tantangan, area yang ditunjuk, fase produksi, sumber CO2, dan proses CO2-EOR di CSB. Studi ini merupakan karya kolaboratif antara lembaga akademis dan sektor industri di CSB. Sinergi-optimalisasi karya ini bertujuan untuk memeriksa lapangan hidrokarbon di CSB dan memberikan rekomendasi bagi industri sebagai wawasan penting bagi proses pengambilan keputusan CO2-EOR di area tersebut.

‘’Alhamdulillah presentasi Majelis Guru Besar dalam panel diskusi itu berjalan lancar dan mendapat diapresiasi secara positif oleh partisipan. Di luar kegiatan forum, masing-masing guru besar juga berkesempatan bertukar ide dan gagasan terkait dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di luar itu menambah jejaring karena partisipan yang hadir berasal dari berbagai negara,’’ tandas Rendi menambahkan.*

 

[]bazm01




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top