Jumat, 12 Juli 2024

Breaking News

  • Maju Pada Kontestasi Pilkada, Pj Bupati Inhil Herman Mengundurkan Diri, Pemprov Usulkan Tiga Nama Pengganti   ●   
  • Dinilai Berhasil Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pj Gubri Serahkan Penghargaan kepada Sejumlah Sekolah di Riau   ●   
  • KPU Kabupaten/Kota Diminta Segera Lakukan Koordinasi Terkait Persiapan Tahapan Pencalonan Pilkada 2024   ●   
  • Hanura Usung H Bistamam dan Jhony Charles di Pilkada Rohil 2024   ●   
  • KPU Riau Bahas Tahapan Pencalonan Kepala Daerah 2024   ●   
Kontroversi Kehadiran Bakal Calon Gubernur Riau di LAMR, Fauzi Kadir: Datang Belum Tentu Dipilih!
Sabtu 22 Juni 2024, 08:48 WIB
Tokoh politik Riau, H Fauzi Kadir.

Pekanbaru, berazamcom - Suasana tegang menyelimuti Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) ketika kedua bakal calon Gubernur Riau, H Muhammad Nasir dan HM Wardan, mengunjungi pada Rabu lalu. Kehadiran mereka menuai sorotan tajam dari tokoh politik Riau, H Fauzi Kadir.

Saat kunjungan tersebut, Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR, Raja Marjohan Yusuf, tampak menyambut baik kedatangan kedua balon, didampingi oleh sejumlah pengurus LAM lainnya. Namun, pandangan Fauzi Kadir berbeda. Baginya, langkah dua bakal calon ini terlalu tergesa-gesa, terutama saat partai-partai masih bimbang dalam menentukan rekomendasi.

"Fauzi menegaskan bahwa LAMR, sebagai wadah pemersatu adat, seharusnya tidak terlalu terlibat dalam ranah politik sebelum keputusan partai diambil. Menurutnya, tindakan ini dapat menimbulkan persepsi negatif di masyarakat," ungkapnya kepada awak media.



Fauzi menyoroti prinsip 'Adat Bersendi Syara', Syara' bersendi Kitabullah yang seharusnya dipegang teguh oleh LAMR. Menurutnya, Islam mewajibkan untuk memilih pemimpin yang memiliki sifat jujur, amanah, cerdas, dan menyampaikan kebenaran. Namun, ia menekankan perlunya ketenangan dan ketelitian sebelum menentukan sikap.

Sementara itu, Fauzi juga mengingatkan agar LAMR tetap netral dan tidak terlalu terlibat dalam dinamika politik lokal. "Kita harus menghormati posisi LAMR dan tidak terburu-buru dalam memberikan dukungan kepada siapapun. Jangan biarkan LAMR dianggap remeh oleh masyarakat," tandasnya.

Situasi semakin kompleks dengan belum jelasnya siapa yang akan mendapatkan rekomendasi partai. Kini, LAMR dituntut untuk menjaga keseimbangan dan tidak terjebak dalam kegaduhan politik yang dapat merusak citra lembaga adat yang dihormati oleh masyarakat Riau. "Jadi kedatangan mereka meminta tunjuk ajar Melayu jangan diartikan secara sempit. Justru kedatangan mereka ke LAMR belum tentu menentukan preferensi politik apalagi untuk memilih balon tersebut,' pungkasnya.

Laporan: Benny Hendra
Editor    : Yanto Budiman




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top