Minggu, 23 Juni 2024

Breaking News

  • Sorotan Publik terhadap Edy Natar Nasution: Kisah Mantan Gubernur Riau yang Membuat Gebrakan Politik   ●   
  • Pertama di Riau, FK Universitas Abdurrab dan KREKI Riau Gelar Seminar dan Workshop Penanganan Kegawatdaruratan   ●   
  • Dinamika Persaingan Calon Gubernur Riau: Antara Spekulasi dan Persaingan Kekuatan Politik   ●   
  • Cegah Jadi Korban Hoaks, KPI Daerah Riau Gelar Literasi Media bagi 100 Mahasiswa di Pekanbaru   ●   
  • Aceh Butuh Kembalikan Kewenangan di Bidang Minerba dan Kemudahan Izin WPR Bukan PP Minerba   ●   
Dirjen PUPR dan Gubri Syamsuar Bahas Pembangungan Jembatan Bengkalis-Meranti
Senin 18 September 2023, 10:38 WIB

Pekanbaru, berazamcom - Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian PUPR, Reni Ahiantini melakukan kunjungan ke provinsi Riau. Ia  bertemu Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar guna membahas pembangunan jembatan penghubung Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

Dikatakan Reni, pemerintah akan melakukan pembangunan jembatan dari Ketam Putih, Bengkalis yang menghubungkan Dakal di Kepulauan Meranti. Dengan begitu, perlu dilakukan pembahasan rencana penyiapan.

“Pertemuan kami hari ini dengan bapak Gubernur yaitu membahas tentang rencana penyiapan pembangunan jembatan Ketam Putih ke Dakal. Yang nantinya itu menghubungkan pulau Bengkalis dan Meranti,” katanya di Kediaman Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (18/09/2023).

Dijelaskan, akan banyak persiapan untuk melakukan pembangunan jembatan penghubung tersebut. Karena ini tentunya tidak hanya dari pihak Kementerian PUPR saja tetapi melibatkan banyak pihak seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta Kementerian Keuangan.

“Tapi ini masih tahap awal, ya penyiapan awal. Di mana nanti mungkin di tahap selanjutnya kami di pusat akan ada koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN dan mengantarkan semua dokumen penyiapan ini ke Kementrian Keuangan untuk mendapatkan persetujuan dana pembiayan,” jelasnya.

Reni menerangkan, apapun nanti skema pembiayaan yang di terapkan pihaknya masih ingin melihat potensi dari APBD Provinsi Riau. Hal itu dikarenakan pendapatan daerah yang sangat baik.

“Jadi potensi untuk pembiayaan proyek ini akan bisa mendukung terhadap rencana pembangunan jembatan ketam putih. Yang saat ini akan dikaji terlebih dahulu untuk APBD, karna untuk APBN kalau nanti akan menggunakan skema kerja sama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha (KPDBU) akan ada prioritas untuk pembiayaannya,” terang Reni.

“Jadi dikaji dulu kemampuan APBD nya, kalau mungkin ada kekurangan mungkin bisa digunakan fasilitas pendukung dari kementerian Keuangan. Kalau untuk APBN nya kami akan melihat untuk lebih kepada dukungan dari kementerian keuangan, karna kementerian pupr sudah hampir habis pagu nya,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan, perkiraan anggaran yang akan di habiskan untuk pembangunan jembatan penghubung ini berkisar Rp1,8 triliyun. Sehingga, perlu dilakukan tahapan lanjutan terkait persiapan teknisnya.

“Itungan awalnya perkiraan menghabiskan 1,8 triliyun rupiah. Tapi ini masih awal ya, kalau nanti sudah ada anggaran untuk lebih menyusun dokumen rencana teknik yang detail diharapkan kisarannya nanti tidak terlalu jauh. Dimulainya belum tau, karna tahun ini akan mengajukan terlebih dahulu ke kementerian keuangan untuk di dukung semua penyiapannya studi,” ungkapnya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Syamsuar dan Kepala Dinas PUPR Riau, Arief Setiawan berharap pembangunan jembatan penghubung Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti ini akan segera dilaksanakan. Sebab menurutnya, jembatan ini akan membantu masyarakat.

“Kami dari Pemprov Riau, tentu sangat ingin secepatnya pembangunan jembatan konektivitas ini segera dilakukan. Ya karna ini pasti memudahkan masyarakat.” singkat Arief.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top