Minggu, 23 Juni 2024

Breaking News

  • Sorotan Publik terhadap Edy Natar Nasution: Kisah Mantan Gubernur Riau yang Membuat Gebrakan Politik   ●   
  • Pertama di Riau, FK Universitas Abdurrab dan KREKI Riau Gelar Seminar dan Workshop Penanganan Kegawatdaruratan   ●   
  • Dinamika Persaingan Calon Gubernur Riau: Antara Spekulasi dan Persaingan Kekuatan Politik   ●   
  • Cegah Jadi Korban Hoaks, KPI Daerah Riau Gelar Literasi Media bagi 100 Mahasiswa di Pekanbaru   ●   
  • Aceh Butuh Kembalikan Kewenangan di Bidang Minerba dan Kemudahan Izin WPR Bukan PP Minerba   ●   
Dugaan Korupsi Proyek STAI Duri Ditangani Kejari Bengkalis
Kamis 10 Agustus 2017, 13:40 WIB

BENGKALIS - Dugaan korupsi proyek gedung Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hubbul Wathan di Kota Duri, tahun 2016 dengan anggaran Rp4,8 M, berlantai 2 dengan 8 ruangan kini telah ditangani pihak Kejari Bengkalis.   Sebelumnya Kejari Bengkalis melalui Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Arief telah melakukan pemanggilan terhadap Kepala bidang di Dinas Pekerjaan Umum yang bertugas tahun 2015 lalu. Ketujuh orang yang telah dipanggil, Plt. Kadis PU Tajul Mudarris yang saat itu selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah BPKAD Bustami ST dan Bendaharanya Maliki. Lalu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ngawidi, Ketua Yayasan Hubbul Wathan Buya Hamka, Konsultan Perencana, Kabag Persidangan Sekwan Misran, dan Kabag Keuangan Dinas PU Adi Rahman. Namun, karena yang bersangkutan  beralasan ada kegiatan diluar kota, maka  belum memenuhi panggilan pihak penyidik Pidsus. "Kita memang berupaya untuk melakukan penelusuran terhadap siapa sebenarnya yang pertama mengusulkan pembangunan gedung STAI Hubbul Wathan dengan 8 lokal berlantai 2 mencapai anggaran Rp. 4,8 Milyar tersebut," ungkap Kasi Pidsus Kejari Bengkalis Arief. Dilihat dari fisik bangunannya terlalu mahal, pembangunan gedung 8 lokal berlantai 2, celakanya bangunan belum genap 1 tahun itu, dinding sudah mulai retak-retak dibeberapa titik, proyek ini telah diterminj 100%. "Selain itu, pihak Jaksa akan mengagendakan pemanggilan terhadap Ketua Pokja di Unit Layanan Pelelangan (ULP) tahun 2016 lalu Firwanto, Kabid di Bappeda maupun Dinas PU dan Direktur Pelaksana PT Cahaya Laksamana Putra Abadi (CLPA), Suhaemi, yang kabarnya akan didampingi oleh Komisaris perusahaan tersebut bernama Along," terang Arief. Laporan : Feri



Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top