Minggu, 25 Februari 2024

Breaking News

  • Pemerintah Harus Waspada dengan Pandemic Treaty   ●   
  • DPRD Kota Pekanbaru Himbau Suplai Kebutuhan Sembako dari Daerah Tetangga hingga Pulau Jawa   ●   
  • Minta Pemerintah Waspadai Perjanjian Pandemic Treaty WHO , Dharma: Ancaman Kedaulatan Negara   ●   
  • Tradisi Malam Nisfu Syaban, Kampung Tanjung Tungga Gelar Yasinan 3 Kali dan Doa Bersama   ●   
  • Pakar Sebut Hak Angket Langkah yang Sangat Tepat, Urgent, Strategis, dan Konstitusional   ●   
Pelayanan Dibidang Kesehatan akan Terus Ditingkatkan
Jumat 17 Mei 2019, 12:11 WIB
ist

BAGANSIAPIAPI, berazamcom - Kesehatan adalah salah satu sector penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Oleh karnanya sector ini terus ditingkatkan setiap tahunya dalam upaya untuk mencapai masyarakat yang sehat. Peningkatan sector kesehatan ini juga sekaligus mendukung Program Indonesia Sehat yang telah di programkan oleh pemerintah pusat. Program Indonesia Sehat terdiri atas Paradigma Sehat, Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dan Jaminan Kesehatan Nasional. Ketiganya akan dilakukan dengan menerapkan pendekatan continuum of care dan intervensi berbasis risiko (health risk).

Bupati Rohil, H Suyatno mengungkapkan, paradigma sehat menyasar pada penentu kebijakan pada lintas sektor, untuk memperhatikan dampak kesehatan dari kebijakan yang diambil baik di hulu maupun di hilir, kemudian Tenaga kesehatan, yang mengupayakan agar orang sehat tetap sehat atau tidak menjadi sakit, orang sakit menjadi sehat dan orang sakit tidak menjadi lebih sakit.Selanjutnya, Institusi Kesehatan diharapkan penerapan standar mutu dan standar tarif dalam pelayanan kepada masyarakat.

Dibawah kepemimpinan Bupati Rohil H Suyatno serta Wakil Bupati Drs Jamiluddin, peningkatan pelayanan bidang kesehatan masyarakat merupakan salah satu yang tertuang dalam visi misi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Keinginan pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan pelayanan bagi masyarakat terus dilakukan berbagai macam upaya pembangunan maupun perbaikan Pemkab Rohil, hingga saat ini tengah gencar-gencarnya melakukan pembanguna beberapa Puskesmas di beberapa Kecamatan. Hal tersebut dilakukan demi memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh masyarakat Rohil. Baik yang berada di jantung ibu kota kabupaten maupun pelosok daerah.

Belum lama ini Rumah Sakit Umum (RSUD) dr Protomo Bagansiapiapi, telah mendapatkan penghargaan Akreditasi Bintang Tiga dari komisi Akreditasi RSU Jakarta di Jakarta. Penghargaan Akreditasi Bintang Tiga diterima langsung oleh Bupati Rohil, H Suyatno dari dr Sutoto, M.kes dan disaksikan oleh Kepala Bappeda Rohil, HM Job Kurniawan, dan Direktur RSUD Bagansiapiapi dr Tribuana Tungga Dewi. Bupati Rokan Hilir, H Suyatno menyebutkan, bahwa penghargaan yang diterima berkat bukti kerja keras pemerintah, terutama peran bidang kesehatan dan para medis serta dukungan masyarakat.


"RSUD dr protomo sebelumnya pernah meraih Akreditasi. Penghargaan 2019 prediket Akreditasi bintang tiga melewati Bintang satu dan dua, ini luar bisa", tutur mantan wakil bupati Rokan Hilir ini. Ia berharap, struktur bidang kesehatan tetap konsisten dalam upaya memberikan pelayanan terbaik di bidang kesehatan dan pendidikan. "Penghargaan yang diterima merupakan berkat kegigihan dan kerja keras para bidang kesehatan, kedepan bisa ditingkatan pencapaian akreditasi bintang lima", pintanya.

Untuk meningkatkan pelayanan pasien Hemodialisa (HD) atau cuci darah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pratomo Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) berencana akan menambah alat HD sistem Kerjasama Operasional (KSO) dengan pihak swasta. "Untuk peningkatan pelayanan pada pasien cuci darah, kita akan tambah alat HD lagi dengan sistem KSO. Saat ini RSUD Pratomo cuma punya 4 alat saja, sementara pasiennya banyak," kata Direktur RSUD Pratomo Bagansiapiapi, dr Tri Buana Tungga Dewi.

Lanjutnya, dengan jumlah alat yang ada saat ini kita cuma bisa melayani 4 orang pasien per shift. Satu Shift menghabiskan waktu 5 jam, jadi sehari bisanya dua shift, berarti sehari rumah sakit cuma bisa melayani 8 pasien saja," terang Tri Buana. Wanita yang akrab dipanggil Buk Tri ini lebih jauh menjelaskan bahwa saat ini jumlah pasien cuci darah di RSUD Pratomo Bagansiapiapi bertambah banyak karena sejak rumah sakit memiliki fasilitas HD, pasien Rohil yang selama ini berobat ke Dumai atau Pekan Baru berobatnya ke RSUD DR Pratomo Bagansiapiapi.

"Pasien bertambah banyak, pasien Rohil yang selama ini cuci darah ke rumah sakit Dumai atau Pekan Baru sekarang semua berobat ke RSUD Pratomo Bagansiapiapi. Selain dekat biayanya sesuai standart BPJS bagi pasien umum, agar semua pasien dapat terlayani setiap harinya pihak Rumah Sakit akan menambah alat HD lagi dengan sistem KSO," ujarnya. Terkait penambahan alat HD tersebut puhak RSUD juga sudah pernah menyampaikannya kepihak Pemkab Rohil beberapa waktu lalu dan ditijau langsung Bupati Rohil, H Suyatno.