Hadiri Milad FKPMR ke 26, SF Hariyanto Beri Sinyal Maju di Pilgubri 2024
Senin 29 Juli 2024, 22:36 WIB
šŸ‘37595
Pj Gubri SF Hariyanto

Pekanbaru, berazamcom - Reformasi bergulir demokrasi dibangun dalam tatanan. Dari sini pula lahirnya Forum Komunikasi pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) pada tahun 1998.

Organisasi ini juga lahir dari kerisauan masyarakat Riau yang merasa 'dikebiri' oleh pemerintah pusat waktu itu. Sebagai daerah penghasil Migas terbesar, Riau seperti  'dianaktirikan'.

Hal ini disampaikan Ketua Umum FKPMR Drh H Chaidir MM dalam elu-eluannya sempena HUT FKPMR ke-26 di Balai Serindit, Gedung Daerah, Pekanbaru, Senin (29/7/2024).

Hadir dalam perayaan HUT FKPMR tersebut Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto, Ketua FKPMR Drh H Chaidir MM, anggota DPR RI Abdul Wahid, mantan Gubernur Riau H Saleh Djasit, H Wan Abu Bakar, H Wan Thamrin Hasyim, Hj Azlaini Agus, Ir H Nasrun Effendi MT, Sekdaprov Riau Indra, dan tokoh masyarakat Riau lainnya.

Chaidir menceritakan kilas balik berdirinya FKPMR dalam memperjuangkan hak-hak daerah. Dimana ketika Riau sebagai penghasil minyak terbesar tidak mendapatkan sedikitpun deviden dari Migas yang dikeruk dari Bumi Melayu. Dari 1 juta barel produksi Minyak di Riau, satu tetes pun daerah tidak kebagian.

"FKPMR ini lahir seiring bergulirnya reformasi pada tahun 1998. Semua bermula dari kegelisahan, demokrasi pun dibangun dalam tatanan. Dari organisasi ini diharap munculnya keadilan bagi daerah, terkhusus dalam hal dana bagi hasil Migas," ungkap Chaidir dihadapan Pj Gubernur Riau SF Hariyanto dan tokoh masyarakat Riau lain yang hadir dalam majelis tersebut.

Chaidir mengatakan, sesuai dengan tugas dan fungsinya, FKPMR berperan dalam menata tatanan kehidupan sosial, hukum, politik, ekonomi Riau. "Jadi, jika ada persoalan politik, sosial dan ekonomi, FKPMR sebagai organisasi yang bertanggungjawab," ucapnya.

FKPMR berdiri dikatakan Chaidir untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan politik, sosial, ekonomi dan hukum. "Kalau ada yang bilang kenapa FKPMR bermain politik. Ya, memang itu tugasnya. FKPMR itu memang harus cawe-cawe soal politik di daerah ini," tegas Chaidir lagi.

Dia juga menyinggung soal pernyataan bersama FKPMR dan PPMR yang memunculkan pro kontra. Ada yang mengatakan FKPMR SARA, pencemaran nama baik, dan lain sebagainya. Ini dilontarkan tokoh-tokoh yang tidak senang dengan FKPMR.

"Kemudian, karena berita tersebut Ketua FKPMR dan Ketua PPMR dilaporkan ke Polda Riau. Kalau itu betul-betul hasil patroli tim cyber Polri, kok persoalan besar lainnya tidak direspon," tukasnya.

Terkait masalah tersebut, Chaidir mengaku tidak gentar untuk menghadapinya. Seperti yang disampaikannya kepada media ini sebelumnya, maju tak gentar!

"Tak masalah dan tak perlu khawatir, kita akan penuhi panggilan Polda tersebut. Itu semus demi Riau. Lagi pula pernyataan itu merupakan hasil rapat gabungan FKPMR dan PPMR," tegas mantan Ketua DPRD Riau ini.

Tersebab itu kata Chaidir, FKPMR dalam politik pemilihan kepala daerah tetap memberi ruang kepada mereka yang memiliki sikap kepemimpinan seperti rasulullah. Amanah, Sidiq, tabligh dan Fatonah.

Lanjutkan
Sementara Pj Gubernur Riau SF Hariyanto dalam sambutannya mengatakan, tokoh masyarakat sangat berperan dalam merumuskan pembangunan daerah agar bisa terwujud.

"Pertemuan ini merupakan sarana strategis untuk menyatukan ide dan gagasan dalam rangka bersama membangun Riau yang lebih maju. Dan Pemerintah Provinsi Riau akan terus berupaya untuk mengakomodir aspirasi masyarakat melalui para tokoh masyarakat, karena ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan," sebut SF Hariyanto yang namanya disebut-sebut bakal ikut meramaikan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah serentak 2024.

Dikatakan SF Hariyanto lagi, sebagai orang yang kini diamanahkan pemerintah pusat menduduki kursi gubernur, dia akan selalu bersama-sama dengan tokoh dan pemuka masyarakat untuk perubahan Riau ke arah yang lebih baik.

"Saat ini banyak infrastruktur jalan kita yang rusak. Dan sebagian sudah diupayakan untuk diperbaiki. Dan ini akan kita lanjutkan perbaikannya untuk masa-masa ke depan," ujar SF Hariyanto seakan memberi sinyal kalau dirinya akan maju di pilgubri mendatang.

Usai menyampaikan kata sambutan, SF Hariyanto pun dihadang para wartawan yang sudah menunggunya di luar. Tanpa basa basi para awak media langsung melontarkan pertanyaan terkait dirinya akan maju atau tidak di Pilgubri 2024.

"Terkait itu, tanya sama Rudal Yanto Azam," sembari tersenyum menunjuk ke arah Yanto Budiman S.(*)




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Copyright Ā© 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top