TERKAIT PILKADA
Tokoh FKPMR & PPMR Gercep Antarkan Langsung Aspirasi Rakyat Riau ke 3 Parpol ke Episentrum Kekuasaan Jakarta
Jumat 26 Juli 2024, 07:28 WIB
šŸ‘38584
Foto Istimewa

Jakarta, berazamcom - Gercep alias gerak cepat: Surat aspirasi masyarakat Riau terkait penolakan terhadap Muhammad Nasir sebagai bakal calon Gubernur Riau (Bacagubri)  sudah sampai di tangan  DPP Partai Gerindra, PKS dan Partai Demokrat di episentrum kekuasaan Jakarta. Penyerahan surat yang dirumuskan bersama oleh Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau ( FKPMR) dan Persebatian Pemuka Masyarakat Riau (PPMR) tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum FKPMR yang diwakili Muhammad Herwan dan Ketua Umum PPMR, Ir Nasrun Effendi MT. Surat tersebut  diterima oleh sejumlah pengurus parpol di Jakarta,  Kamis (25/7/2024).


Surat aspirasi masyarakat Riau yang direpresentasikan oleh organisasi FKPMR dan PPMR tersebut, sebelumnya telah dikirim lewat surat elektronik atau media sosial. "Agar lebih meyakinkan,  hari ini kita antarkan langsung kepada  tiga partai politik besar yakni Gerindra, PKS dan Demokrat. "Harapan kita ketiga partai ini dapat merespon sebelum pendaftaran dan penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dalam bulan Agustus dan September ini," ucap Nasrun Effendi.

Kepada awak media, Herwan dan Nasrun menjelaskan surat aspirasi masyarakat Riau tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial politik dan ekonomi serta aspek lainnya terhadap situasi dan kondisi yang tengah terjadi di tengah  masyarakat Riau khususnya dalam menghadapi kontestasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau pada Pilkada serentak tahun ini. Perilaku partai politik dalam memutuskan calon yang diusung menjadi sorotan utama dalam aspirasi tersebut.

"Kita tidak mempermasalahkan siapa dan darimana asal usul calon pemimpin Riau tersebut. Tapi  yang jadi masalah adalah kebijakan politik yang dilakukan oleh para elite Parpol di pusat yang cenderung tidak memperhatikan kondisi dan ekspektasi masyarakat Riau. Hal ini membuat kita sebagai institusi terpanggil untuk memberikan masukan kepada para petinggi Parpol di pusat kekuasaan agar tidak sembarangan mengusung calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau pada Pilkada serentak tahun ini," kata Herwan.



Sementara Ir Nasrun Effendi MT juga mengungkapkan hal senada. Ia bahkan secara blak-blakan menduga partai politik dalam menentukan calon kepala daerah tidak lagi mengedepankan kualitas namun sarat dengan 'political game' dengan mengedepankan pendekatan transaksional. "Siapa yang berduit dialah yang akan diusung. Tentu saja jika hal ini benar adanya maka akan merugikan bagi kandidat calon yang memiliki kemampuan serta rekam jejak yang terukur. Kondisi ini tentunya sangat meresahkan masyarakat Riau sebagaimana aspirasi yang kami terima," ungkap Ketua Umum PPMR ini.



Merespons tanggapan sebagian pihak  terhadap isi pernyataan aspirasi ini,  sikap primordial atau suatu kegenitan politik, disarankan agar sebelum memberikan komen ada baiknya untuk membaca secara komprehensif isi pernyataan tersebut dan memahami bagaimana suasana kebatinan masyarakat Riau.

"Substansi pernyataan tersebut pada hakikatnya adalah mengingat kan kembali pentingnya mengutamakan nilai-nilai falsafah dan  tunjuk ajar kepemimpinan Melayu dalam memilih pemimpin dan aspek kehidupan lainnya. (*)

[]relis




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Copyright Ā© 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top