Rabu, 19 Desember 2018 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Pemkab Labuhan Batu Minta Faperika UNRI Bantu Atasi Masalah Perikanan

Rabu, 05-12-2018 - 11:48:34 WIB

 
Kerjasama dituangkan dalam dokumen memory of understanding (MoU) yang ditandatangani Dekan Faperika Prof Dr Ir Bintal Amin MSc dan Kabalitbang Labuhanbatu Hobol Zulkifli Rangkuti SSos MM, disaksikan Ahmad Muflih.

TERKAIT:
 
  • Pemkab Labuhan Batu Minta Faperika UNRI Bantu Atasi Masalah Perikanan
  •  

    PEKANBARU, BERAZAM-Sekda Kabupaten Labuhan Batu Sumut, Ahmad Muflih SH MM, Selasa (4/12) memboyong lima kepala badan/dinasnya ke Fakultas Perikanan Universitas Riau (Faperika Unri) untuk menjalin kerjasama dalam rangka memecahkan berbagai masalah perikanan di kabupaten itu.

    Kerjasama itu dituangkan dalam dokumen memory of understanding (MoU) yang ditandatangani Dekan Faperika Prof Dr Ir Bintal Amin MSc dan Kabalitbang Labuhanbatu Hobol Zulkifli Rangkuti SSos MM, disaksikan Ahmad Muflih. Selain Hobol, pejabat lain yang hadir adalah Kepala Bappeda, Kadis Perindag, Kadis Kelautan dan Perikanan, dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat.

    Sementara Prof Bintal didampingi para Ketua Jurusan, antara lain Ir Eni Yulinda MP (Sosek Perikanan), Dr Dessy Yoswati (Kelautan), Dr Desmelati (Teknologi Hasil Perikanan) dan Ir Jonny Zain MSi (Pengelolaan Sumberdaya Perairan), Hazmi Arief MSi dan para dosen lainnya.

    Menurut Sekdakab Ahmad Muflih, pihaknya menggandeng Faperika Unri karena persoalan perikanan di daerahnya cukup kompleks, berlangsung cukup lama, dan tidak pernah bisa tuntas. “Kami punya daerah pesisir Panai Hilir yang potensial perikanan karena terletak di muara sungai Berombang yang bermuara ke Selat Malaka. Tapi nelayannya kurang produktif, tetap miskin dan masyarakatnya relatif miskin,” katanya.

    Selain itu, Labuhanbatu juga memiliki potensi ikan terubuk, ikan langka yang bernilai ekonomis tinggi. Serta potensi pengembangan budidaya ikan.

    Karena itu, katanya, Pemkab Labuhanbatu menggandeng Faperika Unri karena dianggap cukup mumpuni untuk membantu memecahkan masalah ini. “Kita ingin tahu secara ilmiah, apakah persoalan perikanan di Labuhanbatu disebabkan kurangnya modal, terbatasnya infrastruktur, pemasaran gelap ikan, atau budaya malas masyarakat? Jika ini sudah terjawab, baru kita bisa membuat program yang tepat sasaran,” ujarnya.

    Dekan Prof Bintal Amin menyambut baik MoU ini, dan akan mengerahkan semua potensi dosen berkompeten untuk membantu memecahkan masalah perikanan di Labuhanbatu. “Kita banyak punya dosen peneliti dan ahli di bidang perikanan, baik sosial ekonomi, penangkapan, budidaya, pengolahan, manajemen sumberdaya maupun kelautan,” katanya.

    Prof Bintal juga menawarkan wacana kerjasama penempatan mahasis2 kuliah kerja nyata di Labuhanbatu, untuk mengedukasi masyarakat perikanan setempat.

    Ahmad Muflih berharap, dengan adanya kerjasama ini, ke depan akan dihasilkan dokumen akademik yang bisa mendukung sistem inovasi daerah, dimana pembangunan tidak semata dilakukan oleh pemerintah. Tapi juga melibatkan stakeholders yang lain, termasuk dunia usaha, kampus dan media massa. “Dengan penerapan sistem inovasi daerah, diharapkan membuat pembangunan menjadi tepat sasaran, hemat anggaran, kalau perlu tanpa APBD,” katanya.

    Usai penandatangan MoU, pertemuan itu dilanjutkan dengan acara Focus Group Discussion (FGD), yang dipandu oleh Ir Eni Yulinda MP. FGD ini diikuti 25 peserta.*

    bazm2



     
    Berita Lainnya :
  • Pemkab Labuhan Batu Minta Faperika UNRI Bantu Atasi Masalah Perikanan
  •  

    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Pilihan Redaksi
    Walaupun Kehilangan Gekar Adat, Ternyata Syarwan Hamid Masih Banyak Memiliki Gelar
    Pengembalian Gelar Adat Syarwan Hamid Tak Dihadiri Petinggi LAM Riau
    Bawaslu Pekanbaru Turunkan 11 Baliho Caleg
    ACT Segera Kirimkan Tim Kemanusiaan Untuk Uighur
    Warung Pojok Bersubsidi, Cara Bemi Hendrias Tarik Simpati Masyarakat
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 berazam, all rights reserved