Rabu, 19 Desember 2018 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Postur APBD Meranti di Tahun 2019 Tergolong Sangat Sehat

Selasa, 27-11-2018 - 18:33:51 WIB

 


TERKAIT:
 
  • Postur APBD Meranti di Tahun 2019 Tergolong Sangat Sehat
  •  

    Meranti, Berazamcom - Bupati Kepulauan Meranti, Riau, Drs H Irwan MSi, mengaku postur APBD 2019 tergolong sangat sehat. Itu terlihat dari belanja aparatur sebesar 41 persen dan belanja publik sebesar 59 persen.

    pendapatan daerah 2019 setelah melalui pembahasan ditetapkan sebesar Rp1,39 triliun. Pendapatan asli daerah Rp83,7 miliar, dana perimbangan Rp1,02 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp287 miliar.

    Belanja daerah tahun 2019 sebesar Rp1,430 triliun. Belanja langsung Rp840 miliar dan belanja tidak langsung Rp590 miliar. Penerimaan pembiayaan daerah Rp35 miliar dan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan sebesar Rp2,72 miliar.

    "Belanja aparatur dan belanja publik berbanding 41:59 persen. Ini berarti postur APBD kita tergolong sangat sehat," kata Irwan.

    Kata Irwan, hingga saat ini, Pemda masih konsen meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan kesehatan, dan peningkatan infrastruktur dasar.

    Dipaparkannya, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Pemda mengalokadikan anggaran sebesar 22 persen dari total APBD, sesuai amanah UU nomor 20 tahun 2003. Kesehatan sebeasar 13 persen, sesuai pasal 171 ayat 2 UU nomor 36 tahun 2009 dan 20 persen untuk infrastruktur dasar.

    Tak hanya itu, Pemda juga telah mengakomodir permintaan masyarakat berupa beasiswa berprestasi dan kurang mampu sebesar Rp1,5 miliar dalam pos hibah serta pembinaan guru agama (Kemenag) sebesar Rp5 miliar.

    "Bantuan ke Kemenag dalam bentuk kegiatan. Dalam pos belanja langsung, namun tidak dianggarkan sebagai honor tetap. Karena (honor guru agama-red) bukan merupakan kewenangan kita," ujar Irwan.

    Terkait meningkatnya pendapatan daerah tahun 2019, Ketua DPRD Kepulauan Meranti H Fauzi Hasan mengatakan hal itu harus pula dibarengi dengan meningkatnya pelayanan ke masyarakat. Pemda diminta menempatkan ASN yang professional dan mampu mengedepankan pelayanan prima untuk warga.

    Ketua Banggar DPRD Kepulauan Meranti ini pun meminta Pemda kembali mencermati porsi belanja. Menurutnya, belanja harus memiliki perbandingan 70 persen belanja langsung dan 30 persen belanja tidak langsung. Agar kekayaan daerah sebesar-besarnya diperuntukkan bagi kemakmuran rakyat, sebagaimana sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Kepulauan Meranti.

    Selain itu, Pemerintah Daerah (Pemda) juga disarankan agar membuat target secara realistis berdasarkan toIak ukur yang jelas. Hal ini dimaksudkan agar sisa perhitungan tahun sebelumnya didapatkan angka yang valid dan realistis.

    "Kita tekanmenkan Pemda untuk tetap melakukan pemerataan pembangunan yang terutama pembangunan infrastruktur jalan poros, jalan penghubung antar kecamatan/desa, serta meminimalisir kegiatan yang sifatnya seremonial yang tidak berefek pada pengembangan SDM," ujar Fauzi Hasan.*Adv/Pauzi




     
    Berita Lainnya :
  • Postur APBD Meranti di Tahun 2019 Tergolong Sangat Sehat
  •  

    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Pilihan Redaksi
    Walaupun Kehilangan Gekar Adat, Ternyata Syarwan Hamid Masih Banyak Memiliki Gelar
    Pengembalian Gelar Adat Syarwan Hamid Tak Dihadiri Petinggi LAM Riau
    Bawaslu Pekanbaru Turunkan 11 Baliho Caleg
    ACT Segera Kirimkan Tim Kemanusiaan Untuk Uighur
    Warung Pojok Bersubsidi, Cara Bemi Hendrias Tarik Simpati Masyarakat
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 berazam, all rights reserved