Selasa, 23 April 2019 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
33 Orang Mahasiswa Jurusan Kemaritiman Diwisuda

Senin, 11-02-2019 - 16:49:00 WIB

 
Mahasiswa bersama dosen ketika diwisuda, Sabtu 9 Februari 2019 di Kampus Jurusan Kemaritiman, Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis.


TERKAIT:
 
  • 33 Orang Mahasiswa Jurusan Kemaritiman Diwisuda
  •  

    BENGKALIS, berazamcom - Politeknik Negeri Bengkalis, Sabtu pagi, 9 Februari 2019 menggelar wisuda perdana untuk Jurusan Kemaritiman.

    Wisuda yang ditaja dalam Sidang Senat Terbuka itu dipimpin langsung Razali yang dilaksanakan di Kampus Jurusan Kemaritiman, Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis.

    Adapun yang diwisuda pada hari ini sebanyak 33 orang mahasiswa terdiri dari program studi DIII ketatalaksanaan Pelayaran Niaga 29 orang dan Program Studi DIII Nautika sebanyak 4 orang lulusan.

    Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Indra Gunawan mengatakan sebagai sarjana muda saudara-saudara di tuntut untuk dapat mengabdikan diri dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama di bangku perkuliahan dan mengaplikasikan di kehidupan sehari-hari.

    "Kami menyadari kesarjanaan yang saudara peroleh hari ini merupakan titik capai hasil kerja keras saudara yang memerlukan banyak pengorbanan, terlebih lagi banyak lulusan terbaik yang memiliki indeks prestasi kumulatif yang mendekati sempurna," ungkap Indra.

    Indra menambahkan prestasi yang telah didapat selama di bangku perkuliahan ini dibutuhkan tekad, komitmen, disiplin dan integritas yang kuat serta kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap dinamika lingkungan masyarakat dan pekerjaan yang sangat dinamis dan bervariasi.

    Sementara itu Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Milchan mengatakan dengan gelar akademik dan keahlian saudara yang telah diraih, diberikan kesempatan untuk lebih banyak berkiprah meniti karir dan menatap masa depan yang gemilang.

    "Penyelenggaraan wisuda hari ini merupakan salah satu acara menandai status saudara kearah yang lebih baik, dengan perubahan status dari mahasiswa ke ahlimadya maka berubah pula tanggung jawab yang saudara emban," ungkap Milchan

    Lanjut Milchan, kami yakin sebagai alumni Politeknik Negeri Bengkalis saudara telah mendapat pembekalan yang cukup komprehensif dari para dosen sehingga tidak ada alasan untuk bermalas-malasan, kedepan saudara harus dapat mencetak lapangan pekerjaan minimal bagi diri sendiri.

    "Saudara dituntut dan selalu bertanggung jawab terhadap kemajuan politeknik, tanpa adanya masukan dari alumni, maka Politeknik tidak akan berkembang seperti saat ini. Bangsa Indonesia telah menunggu karya inovatif saudara untuk bangkit menjadi bangsa yang besar," pesan Milchan.

    Untuk diketahui, dari 33 orang mahasiswa yang diwisuda pada hari ini  6 orang diantaranya peraih Cumlaude atau memiliki nilai terbaik, yakni Ratu Fathonah Bayu Suci dengan (IPK 3,71) Aziz Wiranda (IPK 3,67) Rudi Agusma (IPK 3,65) Sri Regina (IPK 3,62) Ratih Dika Sawitri (IPK 3,61) dan Sakti Agung Arifin (IPK 3,51) sebanyak Rp168.818.600.

    "Alhamdulillah, dari donasi mulai Aparatur Sipil Negara, masyarakat, Perguruan Tinggi dan seluruh elemen yang ada, telah terkumpul lebih dari Rp168 juta. Insya Allah pekan depan akan kita salurkan langsung ke Banten dan Lampung," tutur Kepala Dinas Sosial Hj Martini di ruang kerjanya, Dinas Sosial, Jalan Antara, Bengkalis, Senin, 11 Februari 2019.

    Dikatakan Martini, total hasil donasi ini akan dibagi ke daerah yang mengalami bencanan pada 22 Desember 2018 lalu, seperti Pandeglang dan Serang (Banten) serta Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran (Lampung).

    “Sesuai kesepakatan kita, donasi sebesar Rp100.000.000 dari seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis akan kita salurkan ke Lampung. Sedangkan Rp68.818.600, akan kita salurkan ke Banten,” paparnya.

    Kenapa berbeda dan tidak dibagi dua dari total donasi yang terkumpul? Menurut Martini, hal ini merupakan pandangan yang lebih mengarah pada wilayah yang berdampak lebih luas dari kejadian musibah ini.

    “Banten terdampak di dua kabupaten, sementara di Lampung ada tiga kabupaten. Makanya bantuan masyarakat Kabupaten Bengkalis, kita lebihkan ke Lampung,” paparnya.

    Terkait penyerahan bantuan dari seluruh elemen di Kabupaten Bengkalis, Martini mengaku akan melakukan itu pada Senin, 18 Februari 2018 mendatang. Baik di Provinsi Lampung maupun di Banten.

    “Insya Allah kita akan salurkan secara langsung bantuan ini. Kita akan salurkan langsung ke Pemerintah Provinsi masing-masing. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan bantuan dititipkan ke kita (Pemerintah Kabupaten Bengkalis) dari seluruh masyrakat Kabupaten Bengkalis dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak dalam musibah tsunami dan gempa yang terjadi akhir tahun 2018 lalu,” terangnya.

    Selain Martini, adapun pejabat yang akan ikut menyerahkan bantuan dari seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis ini ke Banten dan Lampung, diantaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yuhelmi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah H Tajul Mudarris dan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga H Anharizal.*

    []bazm-7



     
    Berita Lainnya :
  • 33 Orang Mahasiswa Jurusan Kemaritiman Diwisuda
  •  

    Komentar Anda :