Rabu, 19 Desember 2018 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Ditunjuk Jadi Ketua Anti Korupsi Fakultas Hukum UIR, Dr. Nurul Huda: Beri Penghargaan kepada ASN Berprestasi

Sabtu, 10-03-2018 - 20:13:06 WIB

 
Dr. Muhammad Nurul Huda, S.H., M.H


TERKAIT:
 
  • Ditunjuk Jadi Ketua Anti Korupsi Fakultas Hukum UIR, Dr. Nurul Huda: Beri Penghargaan kepada ASN Berprestasi
  •  

    Pekanbaru, berazam: Atasan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berani memberi penghargaan kepada bawahannya yang berprestasi dalam penindakan anti korupsi. Penghargaan tersebut penting untuk memacu ASN-ASN lain agar melakukan hal yang sama, disamping mempersempit ruang gerak pelaku korupsi.

    Simpulan itu disampaikan akademisi sekaligus penggiat anti korupsi Dr. Muhammad Nurul Huda, SH., MH usai ditunjuk menjadi Ketua Pusat Studi Anti Korupsi Fakultas Hukum Universitas Islam Riau di Kampus UIR Perhentian Marpoyan Pekanbaru, Sabtu siang (10/3).

    Menurut Nurul, dalam perspektif mana pun perbuatan korupsi tetap dilarang. Tak hanya sudut pandang hukum, agama dan budaya juga tak membenarkan seseorang terlibat dalam tindakan korupsi. "Kita mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi yang sejak komisi itu berdiri, telah menyeret banyak koruptor ke penjara. Tapi di luar itu, kita minta atasan ASN harus berani memberi penghargaan kepada bawahannya yang berprestasi dalam tindakan korupsi. Penghargaan ini penting karena sumber korupsi itu berada di pemerintahan,'' kata Nurul Huda.

    Di luar reward tersebut, kata doktor muda Ahli pidana ini, KPK kita minta tidak tebang pilih dalam pemberantasan korupsi. Utamanya dalam penindakan kasus-kasus korupsi di Provinsi Riau. ''Kita paham, di Riau banyak sekali kasus korupsi. Ada yang selesai diproses secara hukum tapi juga tak sedikit kasus yang tidak jelas endingnya. Alias tidak ada kejelasan tindak lanjut penanganannya. Seakan menimbulkan kesan KPK pilih kasih dalam menangani kasus-kasus korupsi,'' ujar Nurul.

    Nurul mengaku, pokok pikirannya itu telah ia sampaikan kepada KPK ketika lembaga anti rasuah tersebut menggelar Anti Corruption Summit yang dihadiri Rektor UIR Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., M.H dan jajaran di Gedung Rektorat Universitas Islam Riau, Jum'at pagi. Serta Forum Group Discussion (FGD) dengan KPK di salah satu hotel berbintang di Jalan Riau, Sabtu (10/3) pagi. ''Pusat Studi Anti Korupsi Fakultas Hukum juga minta kepada KPK mengambil alih penanganan kasus-kasus korupsi yang mangkrak baik di kepolisian maupun di kejaksaan,'' tegas Nurul dengan tegas.*

    []bazm-1



     
    Berita Lainnya :
  • Ditunjuk Jadi Ketua Anti Korupsi Fakultas Hukum UIR, Dr. Nurul Huda: Beri Penghargaan kepada ASN Berprestasi
  •  

    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Pilihan Redaksi
    Walaupun Kehilangan Gekar Adat, Ternyata Syarwan Hamid Masih Banyak Memiliki Gelar
    Pengembalian Gelar Adat Syarwan Hamid Tak Dihadiri Petinggi LAM Riau
    Bawaslu Pekanbaru Turunkan 11 Baliho Caleg
    ACT Segera Kirimkan Tim Kemanusiaan Untuk Uighur
    Warung Pojok Bersubsidi, Cara Bemi Hendrias Tarik Simpati Masyarakat
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 berazam, all rights reserved