Selasa, 22 Oktober 2019 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
AS Tuduh Iran Ganggu Kapal Tanker Inggris di Teluk Arab

Kamis, 11-07-2019 - 11:32:35 WIB

 
ilustrasi


TERKAIT:
 
  • AS Tuduh Iran Ganggu Kapal Tanker Inggris di Teluk Arab
  •  

    Jakarta, berazamcom -- Amerika Serikat menuding lima kapal yang diyakini milik angkatan bersenjata Iran, Garda Revolusi, telah mendekati sebuah kapal tanker minyak milik Inggris di Teluk Arab dan meminta untuk berhenti di perairan dekat Iran.

    Pejabat AS yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan insiden itu terjadi pada Rabu (10/7) ketika kapal tanker British Heritage berlayar di pintu masuk utara Selat Hormuz. Pejabat tersebut menuturkan kapal-kapal yang diduga milik Iran itu akhirnya mundur setelah kapal perang Inggris memperingatkan mereka.

    "Angkatan Laut Kerajaan Inggris HMS Montrose, yang juga ada di sana, menodong senjata ke arah kapal-kapal itu dan memperingatkan mereka melalui radio. Pada titik tertentu mereka bubar," ucap seorang pejabat AS.

    "Ini adalah pelecehan dan upaya untuk mengganggu pelayaran kapal tersebut," kata seorang pejabat AS lainnya.

    Dilansir Reuters, hingga kini Kementerian Pertahanan Inggris belum menanggapi laporan tersebut.

    Insiden ini terjadi sehari setelah Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan Inggris akan menghadapi "konsekuensi" atas penyitaan kapal tanker Iran, Grace 1, di perairan lepas Gibraltar pada pekan lalu.

    Penyitaan itu dilakukan lantaran kapal tanker Iran diduga hendak mengirim minyak ke Suriah, sebuah tindakan yang melanggar sanksi internasional.

    Penahanan kapal juga terjadi ketika ketegangan Iran-Amerika Serikat terus memanas sejak Gedung Putih menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 pada 2018 lalu.

    Sejak itu, AS kembali menjatuhkan serangkaian sanksi terhadap Iran sebagai tekanan agar negara di Timur Tengah itu mau menghentikan tindakan yang dianggap Washington mengancam stabilitas keamanan kawasan.

    Baru-baru ini, Iran merespons sanksi AS tersebut dengan kembali melakukan pengayaan uranium dan program nuklirnya.

    Pada Mei dan Juni lalu, sejumlah kapal tanker minyak milik Arab Saudi juga disabotase di perairan Oman dan lepas pantai Uni Emirat Arab. AS dan Saudi menuding Iran bertanggung jawab atas sabotase itu.

    Bulan lalu, Iran juga menembak jatuh drone AS di dekat Selat Hormuz.*

    []bazm-13
    sumber: CNN Indonesia.com



     
    Berita Lainnya :
  • AS Tuduh Iran Ganggu Kapal Tanker Inggris di Teluk Arab
  •  

    Komentar Anda :