Sabtu, 20 April 2019 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Tengku Ridwan Syah Dinobatkan Sebagai Pemangku Kesultanan Siak

Senin, 01-04-2019 - 11:15:11 WIB

 
Musyawarah para datuk untuk penabalan Tengku Ridwan Syah.           

TERKAIT:
 
  • Tengku Ridwan Syah Dinobatkan Sebagai Pemangku Kesultanan Siak
  •  

    Pekanbaru, berazamcom -- Setelah menjalani proses panjang, akhirnya Tengku Ridwan Syah menjadi pemangku Kesultanan Siak Sultan Syarif Qasim II. Hal itu ditandai dengan mengikuti prosesi penabalan (penobatan) yang digelar di Istana Hinggap (rumah persinggahan) Sultan Syarif Qasim II, di Jalan Senapelan, persisnya di belakang SMK 1 Muhammadiyah Pekanbaru, Ahad (31/3/2019).
               
    Sebelum proses penabalan dilakukan, lantunan ayat suci Alquran menerangi istana yang berdiri puluhan tahun, namun tetap kokoh tersebut. Setelah itu acara dilanjutkan dengan perundingan untuk kesepakatan (musyawarah) empat datuk pemangku adat di antaranya dari Siak, Dumai, Minas dan Kampar.
                
    Selanjutnya para datuk yang diwakili Mukhtar Rauf, Datuk Pemangku Adat Suku Sakai Minas membacakan wakikah (surat keputusan) penabalan  kepada Tuanku Tengku Ridwan, sebagai Pemangku Perkumpulan Kekerabatan Kesultanan Siak Sri Indrapura Sri Peduka Yang Maha Mulia yang Dipertuan Besar dan Agung As-Syarif Ridwan Abdul Jalil Abdurrahman Syah.

    Kemudian Tuanku Tengku Ridwan bersama istri (permasuri) Tengku Asnawaty duduk di singasana untuk menerima tepung tawar dari para datuk, tokoh masyarakat dan juga Camat Senapelan, Fabila Sandi yang turut hadir dalam prosesi penabalan kesultanan.
                
    Sebelum ditutup dengan doa, Tuanku Tengku Ridwan menerima keris pusaka yang dipasang di pinggang sebelah kiri oleh Panglima Tengku Ibrahim, sebagai tanda janji setia dan dilanjutkan ucapan tahniah serta sesi foto bersama sebagai dokumentasi. Dalam prosesi sakral itu juga dihadiri organisasi kemasyarakatan seperti Laskar Hulu Balang Melayu Riau dan Pemuda Pancasila.
                 
    Tuanku Tengku Ridwan mengungkapkan prosesi penabalan ini bukan hanya sekadar memproleh gelar kerajaan semata, tapi terlepas dari itu niat tulus untuk kebersamaanlah yang harus dijalankan dengan baik pula.

    "Kalau mau membandingkan dengan kepemimpinan almarhum Baginda Sultan Syarif Qasim II, tentu saya tak akan bisa. Tapi yang jelas saya akan berupaya semaksimal mungkin berbuat kebaikan dan berjuang untuk kepentingan masyarakat Riau, khususnya yang berada kawasan kepemimpinan baginda dahulunya," ungkap Tuanku Tengku Ridwan seperti dilansir koranmx.com.
                  
    Salah satu visi dan misi ke depannya kata Tuanku Tengku Ridwan adalah melestarikan adat istiadat maupun adab budaya Melayu Riau yang sebenarnya. Di samping itu, mempererat tali silaturahmi semua suku yang ada di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau.
                
    "Alhamdulillah secara legalitas kita diakui oleh pemerintah. Ini kita terbukti memiliki pengakuan dari Kemenkumham, Kesbangpolinmas, Pengadilan Negeri dan memiliki notaris," jelasnya dengan rendah hati.      
               
    Sementara Datuk Pemangku Adat Suku Sakai Minas, Mukhtar Rauf merasa terharu dan bahagia atas penabalan yang diterima Tuanku Tengku Ridwan, sebagai Pemangku Perkumpulan Kekerabatan Kesultanan Siak Sri Indrapura Sri Peduka Yang Mulia yang Dipertuan Besar dan Agung As-Syarif Ridwan Jalil Abdurrahman Syah.

    "Tuanku Tengku Ridwan memang layak  menerima penabalan ini. Beliau dari silsilah keturunan memang tepat, dari segi sifat dan sikap pun ada kemiripan dengan Kesultanan Siak Sri Indrapura Sultan Syarif Qasim II," kata Mukhtar Rauf.
                 
    Tuanku Tengku Ridwan katanya dalam pergaulan pun tidak memandang dari sisi kehidupan maupun pendidikan, semuanya ditemani. Termasuk kepada dirinya.
                   
    "Saya ini berpendidikan rendah, tapi beliau (Tengku Ridwan) sangat menghargai saya dan beliau sangat tinggi menghargai orang," tukasnya dengan mata berkaca-kaca.
                   
    Ia menambahkan, masih berkaitan perhelatan penabalan ini, seusai proses pemilihan presiden dan legislatif 17 April 2019 mendatang akan digelar pesta rakyat di Istana Siak. Acara itu kata Mukhtar akan dihadiri raja-raja yang ada di Indonesia dan masyarakat Riau. *bazm3
                   



     
    Berita Lainnya :
  • Tengku Ridwan Syah Dinobatkan Sebagai Pemangku Kesultanan Siak
  •  

    Komentar Anda :