Rabu, 11 Desember 2019 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Dari Rapimnas Kadin 2019, Rosan Tegaskan Hanya Satu Kadin yang Sah

Jumat, 29-11-2019 - 22:33:55 WIB

 
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani bersama Presiden RI Joko Wido

TERKAIT:
 
  • Dari Rapimnas Kadin 2019, Rosan Tegaskan Hanya Satu Kadin yang Sah
  •  

    Bali, Berazam-Rapimnas Kadin Indonesia secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden RI, Prof. DR. KH. Ma'ruf Amin di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Jumat 29 November 2019. Turut hadir Ketua DPR RI Puan Maharani, La Nyalla M. Mattaliti, Ketua DPD RI, Airlangga Hartarto, Menko Perekonomi, Erick Thohir Menteri BUMN dan sembilan Gubernur serta beberapa Bupati/ Walikota di Indonesia.

    Setelah resmi dibuka, Rapimnas Kadin yang diikuti lebih 1000 peserta dan peninjau ini dilanjutkan dengan pelaksanaan Sidang Sidang Pleno dan Sidang Sidang Komisi.

    Salah satu isu yang hangat dibahas peserta Rapimnas adalah eksistensi Kadin sebagai mitra sejajar pemerintah untuk semua tingkatan, baik Kadin Indonesia, Kadin Provinsi maupun Kadin Kabupaten Kota, yang beberapa waktu belakangan ini diganggu oleh munculnya pihak-pihak yang mengatasnamakan organisasi maupun simbol yang sama dengan Kadin.

    Menjawab isu yang membingungkan sebagian kecil stakeholder tersebut, Ketum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani mengembangkan senyumnya dengan gestur santai. Didampingi Anindya N. Bakrie selaku Waketum Kadin Indonesia Bidang OKK dan para Ketum Kadin Provinsi Se Indonesia, Rosan menjabarkan jawabannya dengan fakta fakta sebagai berikut :

    Pertama, Organisasi Kadin hanya ada satu yg diakui oleh Presiden RI dan jajaran pemerintahan Pusat sampai Daerah, yakni Kadin Indonesia yg dipimpin Ketum Rosan P. Roeslani (yang terpilih dalam Munas Kadin Indonesia, 2015 di Bandung)

    Kedua, Kadin Indonesia mengajak Kadin Daerah agar tidak membuang waktu dan energi untuk meladeni manuver pihak lain yg mengaku sebagai "Kadin", namun memanfaatkan waktu dan energi positif untuk meningkatkan peran dan layanan organisasi kepada anggota.

    Ketiga, Kadin Indonesia telah dan terus membangun komunikasi dengan para stakeholder termasuk Lembaga Tinggi Negara, Kementerian, dan para Gubernur guna meningkatkan eksistensi Kadin di daerah. Salah satu upaya tersebut adalah Kadin Indonesia, hari ini telah meneken MoU dengan DPD RI dan Menteri BUMN untuk meningkatkan ekonomi daerah dan mewajibkan perusahaan-perusahaan dibawah BUMN menjadi anggota Kadin.

    Keempat, upaya lain dalam membangun kemitraan Kadin dengan pemerintahan di daerah adalah melalui pemberian apresiasi kepada sembilan Gubernur dan beberapa Bupati Walikota yg telah berhasil memberikan layanan terbaik bagi iklim dunia usaha. Wujud apresiasi tersebut diwujudkan dalam Kadin Award (yg diserahkan siang hari ini).

    Kelima, Guna mempercepat pembahasan omnibus law rancangan undang-undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja, Pemerintah menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

    Sebagai Ketua Satuan Tugas (satgas) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja tersebut, Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani akan melibatkan Kadin Daerah beserta Gubernur/ Bupati Walikota.

    Seiring dengan pernyataan Rosan, Ketua Umum Kadin Provinsi yang diwakili Iva Desman, SE, MBA selaku Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Logistik, mengingatkan para stakeholder/ pemangku kepentingan di Riau agar obyektif dan segaris dengan kebijakan Presiden RI untuk mendukung eksistensi Kadin Indonesia yang dipimpin oleh Rosan P. Roeslani serta Kadin Provinsi Riau yang dipimpin Juni Ardianto Rachman.**

    bazm2



     
    Berita Lainnya :
  • Dari Rapimnas Kadin 2019, Rosan Tegaskan Hanya Satu Kadin yang Sah
  •  

    Komentar Anda :